#GazaUnderAttack

Powered by Blogger.

Tausiyah

Dari Abu Amr, -ada juga yang mengatakan- : Abu ‘Amrah, Sufyan bin Abdillah Ats Tsaqofi radhiallahuanhu dia berkata, saya berkata : Wahai Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam, katakan kepada saya tentang Islam sebuah perkataan yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu. Beliau bersabda: Katakanlah: saya beriman kepada Allah, kemudian berpegang teguh (istiqomahlah. (Riwayat Muslim)

"Tugas kita adalah menyalakan lilin, bukan mencela kegelapan" Anis Matta (Barang kali kita memang tidak bisa mengubah keadaan, tetapi bukankah kita bisa mengubah sikap dalam menghadapinya..)

"Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk” (QS. Al-Kahfi:13)

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan), dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (Al-Baqarah: 208)

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong pada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia)."(QS. Ali Imran : 8)

Twitter

#SavePalestine



Live Traffic Map

Live Traffic Feed

loading...
Showing posts with label Muslimah. Show all posts
Showing posts with label Muslimah. Show all posts

Monday, April 1, 2013

Istiqomah dalam Dakwah (Kisah Nyata Seorang Ustadzah Penderita Kanker Stadium 3)





Ahad, 31 Maret 2013
Alhamdulillah, ALLAH mengizinkan saya untuk menghadiri kegiatan Jalasah Ruhiy di Masjid Darul Ma'arif, Jalan Lembah Aren, Duren Sawit, Jakarta Timur

Seperti yang tertera di sms jarkoman, pengisi jalasah ruhiy kali ini adalah Ustadzah Tri Handayani, S.Pd.I, seorang ibu yang pernah terserang penyakit kanker otak dan selalu menginspirasi, dengan tema "ISTIQOMAH DALAM DAKWAH"

Sms tersebut membuat saya begitu penasaran dan bertekad untuk datang dan mengambil pelajaran langsung dari beliau

Berikut kisah singkat beliau saat mulai terdeteksi mengidap penyakit kanker otak tsb, semoga mendatangkan banyak pelajaran bagi kita semua..

Ketika dinyatakan positif kanker otak stadium 3b, bliau lalu beberapa kali menjalani operasi, sebagai ikhtiar dari cobaan yang ALLAH berikan

Yg pertama, batok kepala bliau diangkat/docopot, kmudian cairan kanker yg ada di otaknya di sedot, tapi usaha tsb GAGAL

Kemudian, dalam rentan waktu beberap bulan operasi yg kedua dilakukan, dibuat saluran dr kepala bagian belakang, namun tetap GAGAL

Lalu, operasi yg ketiga dibuat lubang dr leher yg kemudian di dalam lehernya ditanam pipa dg diameter sekitar 7,5 cm

Bliau juga dikemo dlm proses penyembuhannya tsb..

Bliau tdk bilang hasilnya seperti apa, tp seperti pd umumnya penderita kanker pasti akan mengalami gangguan d organ tubuh lainnya

Dan ternyata benar, di indung telur kanan beliau terjangkit kanker

Hingga akhirnya indung telur bagian kanan beliau diputuskan untuk diangkat

Lalu, ternyata kemudian terdeteksi juga di indung telur kiri bliau terdapat 7 butir kanker ganas yang masing-masingnya seukurang kelengkeng

Akhirnya, kanker tsb diangkat n indung telur kiri bliau di sterilisasi

Dokter pun memvonis bliau tdk akan dpt mengandung untuk selamanya

Proses pengangkatan indung telur kanan n pensterilan indung telur kiri di lakukan saat bliau masih gadis

Dan setelah proses itu bliau tdk mengalami menstruasi lagi

Sejak 1995 bliau sudah lalu lalang berceramah di banyak tempat dengan kondisi bliau yg sperti itu, dengan penuh semangat dan keikhlasan tentunya

Mungkin itu yang kemudian menyebabkan MR bliau sangat gigih mencarikan ikhwan utk mendampingi bliau..

Ikhwan pertama&kedua, setelah diberitahukan bhw ada kemungkinan bliau tdk dpt memberikan keturunan, dengan halus akhirnya memutuskan utk mundur

Tapi MR bliau terus mencarikan ikhwan lain utk dikenalkn dg bliau...hingga akhirnya, ikhwan ketiga ini yg berprofesi sb guru komputerlah yg dg ikhlas menerima bliau apa adanya.. Ketika disampaikan bahwa kemungkinan bliau tdk dpt memberikan anak, sang ikhwan berkata, "Tidak mengapa, kan anak kita sudah bnyak" :)
Subhanallah..

Namun subhanallah...
ALLAH Maha Berkuasa dan Maha Berkehendak..
Satu bulan setelah menikah, ternyata bliau dinyatakan positif HAMIL!!

Masya ALLAH, seorang wanita yg sudah diangkat n disteril indung telurnya ALLAH anugerahi kemuliaan utk mengandung, dan 9 bulan 5 hari anak bliau lahir dg normal dan sempurna

Barakallahu..

Dokter rumah sakit darmais (yg menangani kanker bliau)sangat kaget setelah mengetahui hal tsb, mana mungkin??!!

Jika ALLAH berkehendak, apa-apa yang dianggap tidak mungkin oleh manusia, akan sangat mudah bagi ALLAH untuk mewujudkannya

Lalu, satu tahun kemudian, bliau dinyatakan positif hamil LAGI

Kali ini, setelah di cek, diprediksi anak yg ada di dalam rahim bliau adalah anak kembar

Namun, setelah diperiksakan kembali ternyata kembaran calon anak yg ada di rahim bliau adalah sebongkah kanker yg menempel di pundaknya

Innalillahi...

Pilihannya ada dua:
Bliau dioperasi oral (seluruh kulit perutnya disobek) utk kemudian diangkat bongkahan kanker yg ada di dlmnya tsb
*'afwan agak lupa td detailnya seperti apa
Atau
Ditunggu sampai 9 bulan, tp resikonya adlh kmungkinan besar anak bliau akan meninggal di dlm kandungan

Beliau meminta izin agar diberikan wkt utk istikharah, krn bliau yakin ALLAH pasti kan memberikan petunjukNya..

Setelah dua hari melakukan istikharah, menangis dan memohon kekuatan kepada ALLAH dalam sujud-sujud panjangnya di sepertiga malam terakhir, akhirnya bliau mantap memutuskan utk menunggu sampai 9 bln..

Beliau tetap berdakwah seperti biasanya, semuanya bliau pasrahkan kpd ALLAH
9 bln kemudian, anugerah ALLAH kembali menghampiri bliau, anak bliau lahir dengan selamat tanpa adanya kanker sedikitpun (yg semula menempel di pundaknya ketika masih dlm kandungan)
Masya' ALLAH

Anak bliau terlahir dg berat normal seperti anak2 bayi pada umunya, namun bongkahan kanker yg ada di dalamnya itu memiliki berat 7,5Kg, jauh melebihi berat anaknya..

Awal mula terdeteksi adanya kanker yg menyertai anak yg beliau kandung saat itu adalah bliau tdk bisa buang air selama 20 hari, coba bayangkan itu tmn2 20 hari..

Saat diperiksa, ternyata kanker yg timbuh membersamai anak bliau di dlm kandungan itu menghimpit usus besar bliau, sehingga veses yg ada di usus besar tdk dpt keluar sebagaimana biasanya..

Akhirnya dibuatlah saluran pembuangan dr pinggang sbg alternatif pengeluaran veses, jadi, kemanapun bliau pergi, saat itu bliau selalu membawa2 kantong penampung kotoran di pinggangnya

Namun bliau ridha dg kondisi tsb, karena bliau yakin akan segala ketetapan ALLAH

Setelah anak kedua bliau lahir n kanker yg ad d dlmnya berhasil dikeluarkan, maka saluran alternatif tsb pun di tutup, dan bliau sdh bs buang air besar secara normal

Tapi, pertama kali (setelah 6 bulan tdk buang air besar dr anus) bliau buang air besar, rasanya itu amat sangat sakit, seperti mengeluarkan semangka dr anus, bahkan sampai keluar darah juga..

Namun sekali lagi, bliau tetap bersyukur n bersabar serta yakin akan segala ketetapan ALLAH tsb

Dampak2 lain dr beragam penyakit yg dialami beliau adalah:

Tidak tumbuhnya rambut beliau

Tanggalnya gigi2 bliau, hingga tinggal 1 gigi saja, bahkan klo di daerah bekasi bliau dikenal dg ustadzah sugi/tugi gtu...yg artinya ustadzah satu gigi., apa bliau marah dg sebutan tsb, tentu tidak, ya memang kenyataannya seperti itu.. #katabliausambiltersenyum

Bliau pernah mengisi pengajian ibu2 di daerah Plgadung, setelah selesai dan setelah membacakan do'a, tiba2 bliau muntah darah hingga jilbabnya dipenuhi dg darah
Saat itu dg tenangnya, bliau hanya meminta panitia kegiatan utk meminjamkan bliau jilbab

Bliau tdk bisa mengendarai motor, sehingga dlm memenuhi undangan dan lain sebagainya beliau hanya naik angkot (terkecuali jika ada panitia yg memang terkadang menjemput bliau dr tempat bliau sebelumnya)
Suatu saat, ketika turun dr angkot tiba2 salah satu kakinya tak dpt digerakkan, hingga bliau #ngesot di pinggir jalan menghampiri abang tukang becak utk naik n minta diantar ke tempat tujuan

Selain rambut yg sdh tdk dpt tumbuh n gigi yg sudah tanggal..

Bliau juga mengalami gangguan pendengaran, sehingga harus ada alat bantu dengar yg dpasang di telinganya..

Dan saat ini, kondisi jantung bliau juga sdh sangat lemah, hanya berfungsi sekitar 32%-35% saja, astaghfirullah..

Namun, beragam kondisi yg mungkin bagi kita begitu menyeramkan & menyakitkan tsb, bliau lalui dg biasa2 saja, yg tentunya tetap bliau iringi dg husnuzhan kpd ALLAH Ta'ala

Keadaan bliau yg seperti itu sama sekali tdk mengurangi semangat & keistiqamahan bliau dlm berda'wah

Bliau memiliki (klo tak salah) 4 klompok halaqah dg jumlah masong2 antaa 13-15org

Bliau jg menjadi pembina 11 majelis ta'lim, menjadi pengisi kajian2 rutin kemuslimahan rohis2 beberpa (ckup banyak) perusahaan

Beliau juga seorang konsultan rumah tangga, sering mengisi kegiatan/seminar parenting, dan kini sedang menyelesaikan S2 nya di UIN Syarif Hidayatullah serta ditantang oleh profesornya untuk melanjutkan S3, dan beliau menerima tantangan tsb

Hingga aktivitas bliau full dr senin sampai ahad, ALLAHU AKBAR!!

Sungguh sungguh sungguh mengispiasi sekali bliau :')

Dan sungguh sungguh sungguh malu, jika kita masih bermalas-malasan dalam beramal dan berda'wah dengan kondisi yang amat sangat jauh lebih baik daripada kondisi Ustadzah Tri tersebut

#YukBebenahDiri
Read more...
separador

Friday, October 12, 2012

Mulianya Menjadi Ibu Rumah Tangga


Mulianya Menjadi Ibu Rumah Tangga

Islamedia - Menjadi ibu adalah kodrat setiap wanita, tetapi pilihan untuk menekuni diri sebagai ibu rumah tangga bukanlah tugas yang mudah. Di tengah kepungan budaya Barat dan penjajahan media, kaum wanita hari ini telah meninggalkan identitas mulianya sebagai ‘benteng ummat’. 

Sebagian mereka menyibukkan diri dengan urusan-urusan kecil yang remeh, pernak-pernik perhiasan dan persaingan gaya hidup modern yang menjauhkan mereka dari keutamaan individu dan sosial. Seorang ibu dengan tampilan ‘wah’ yang bergelut mengejar materi dan status sosialnya akan lebih disegani dibandingkan ibu rumah tangga sederhana yang waktunya lebih banyak dihabiskan untuk mengasuh dan mendidik anak-anaknya.

Hidup di zaman ini membutuhkan ketahanan yang luar biasa. Sebagai muslim, bekal ilmu dan keduniaan yang dikaruniai Allah Swt seharusnya meyakinkan mereka akan kebenaran petunjuk Allah yang menegaskan prinsip kesetaraan (gender equality), bahwa kaum ibu bermitra sejajar dengan kaum laki-laki, dalam posisi yang sangat istimewa. Yaitu sebagai pendidik generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan diri dan keluarganya. Mendidik diri dan keluarganya untuk selalu memahami dan mengikuti bimbingan Allah dan Rasul-Nya. Inilah investasi besar yang sering diremehkan oleh para ‘penikmat dunia’.

Pesan Istimewa untuk Para Wanita

Salah satu pesan istimewa Allah Swt kepada kaum wanita diabadikan dalam ayat berikut; “dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ta’atilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (QS. 33:33).

Sesungguhnya kemajuan di zaman ini banyak diilhami oleh ayat diatas. Allah Swt menghendaki kaum wanita agar berperilaku lemah lembut, pemalu dan penuh kasih sayang kepada orang-orang di sekitarnya, tidak melakukan ucapan dan tindakan yang menimbulkan godaaan yang akan menjatuhkan martabat kaum wanita.

Karena, kehalusan budi dan tingkah laku wanita adalah salah satu pilar utama kehidupan. Ibu-ibu yang shalih akan mendidik anak-anaknya untuk menjadi shalih.

Bahkan, kaum ibu dahulu mampu membangun karakter pribadinya dan melakukan berbagai aktifitas keilmuan dibalik “tembok sunyi “ yang dapat menjaga sifat dan  rasa malu. Itulah kehendak Allah atas kaum wanita. Karakter dan psikis wanita tersebut selaras dengan kondisi fisik yang diciptakan  Allah Swt dalam bentuk yang berbeda dari kondisi yang dimiliki kaum laki-laki. Tubuh wanita diciptakan dalam bentuk yang sesuai benar dengan tugas keibuan, sebagaimana dengan jiwanya yang disiapkan untuk menjadi rumah tangga dan ratu keluarga. Secara umum, organ tubuh wanita, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat (tersembunyi), otot-otot dan tulang-tulangnya serta sebagian besar fungsi organiknya hingga tingkat yang sangat jauh, berbeda dengan organ tubuh kaum laki-laki yang menjadi pasangannya. Perbedaan dalam struktur dan organ tubuh ini tidak lah sia-sia, sebab tidak ada satu

pun benda, baik dalam tubuh manusia maupun yang ada di seluruh jagat raya ini yang tidak mempunyai hikmah tertentu.

Fitrah Mulia Kaum Ibu

Dengan perbedaan struktur tubuh tersebut, kaum wanita memiliki perasaan dan emosi yang lebih sensitif. Abbas Mahmud al-‘Aqqad mengatakan. “Adalah sesuatu yang alami jika kaum wanita memiliki kondisi emosional yang khusus yang berbeda dengan kondisi yang dimiliki kaum laki-laki”. Keharusan melayani anak yang dilahirkannya tidak terbatas dengan memberi makan dan menyusui. Akan tetapi, dia harus selalu memiliki hubungan emosional yang menuntut banyak hal yang saling melengkapi antara apa yang ada pada dirinya dengan yang ada pada suaminya.

Pemahaman dirinya dalam suatu masalah harus berhadapan dengan pemahaman suaminya yang mungkin saja berbeda. Bahkan, antara tingkat emosinya dengan emosi suaminya harus benar-benar terjaga keseimbangannya. Seorang ibu yang mulia akan memahami betul saat gembira dan sedihnya anak-anak. Demikian halnya sang ibu akan mengajarkan dengan suka ria tentang bagaimana menunjukkan rasa cinta, simpati  dan benci kepada orang lain dengan cara-cara yang baik dan bijaksana.

Sifat-sifat mendasar dalam fungsi pengasahan dan bimbingan terhadap anak-anak ini merupakan salah satu dari sekian banyak sumber kelembutan kewanitaan yang menyebabkan kaum wanita lebih sensitif dalam merespon perasaan. Sebaliknya, apa yang tampak mudah bagi kaum laki-laki bisa menjadi sulit bagi kaum wanita, misalnya dalam menggunakan rasio, menyusun pendapat dan mengerahkan kemauan. Itulah fitrah kaum ibu yang sesungguhnya mulia tetapi seringkali dipandang kelemahan yang memperdaya.

Salah Paham Memandang Islam

Dalam banyak ayat yang tersebar di dalam  al-Qur’an, Allah Swt telah meletakkan kedudukan kaum wanita pada tempat tertinggi dalam sepanjang sejarah kemanusiaan dan akan terus demikian hingga akhir zaman. Sayangnya, ayat-ayat Allah yang dikuatkan dengan hadits Rasulullah Saw itu seringkali disalah-tafsirkan, termasuk oleh para ulama kita sendiri. Syeikh Muhammad al-Ghazali dalam buku Qadhaya al-Mar`ah  bayna at-Taqalid ar-Rakidah wa al-Wafidah, dengan yakin mengatakan; “Fatwa  terkenal di kalangan kaum muslimin yang kemudian diambil alih oleh musuh-musuh Islam adalah tuduhan bahwa Islam telah mendirikan dinding pembatas yang tinggi antara laki-laki dan perempuan, sehingga keduanya tidak dapat saling melihat satu sama lain. Bahkan sekadar memandang pun hukumnya haram”.  Kita juga pernah dikejutkan dengan ucapan seorang khatib yang mengatakan, “wanita tidak boleh keluar dari rumahnya kecuali pergi ke rumah suaminya (sesudah menikah) dan ke kuburan (untuk dikuburkan)!

Tentu saja, fatwa dan khutbah tersebut lahir dari pemahaman dan tafsiran terhadap ayat-ayat Allah dan hadits Nabi Saw yang patut ditinjau ulang. Karena memang, ada masalah dalam fenemona umat Islam berkenaan dengan kemurniaan dan kedalaman riwayat-riwayat hadits yang diterapkan. Diakui, terdapat ulama yang menyebutkan riwayat-riwayat yang tidak sahih dan para ahli fiqh yang tidak memperhatikan perubahan hakikat Islam dan perkembangan zaman. Seperti hadits yang diriwayatkan oleh Fatimah Ra bahwa wanita tidak boleh melihat laki-laki dan juga tidak boleh dilihat laki-laki, sebagaimana hadits Nabi Saw yang melarang sebagian istri Nabi melihat Abdullah ibn Ummi Maktum. Dalam peristiwa yang lain, Ummi Hamid; istri Abu Hamid as-Sa’di pernah menyampaikan perasaan senang hatinya karena bisa shalat berjamaah bersama Rasulullah Saw. Namun, ternyata Rasulullah justru menginginkannya untuk shalat di rumah. Bahkan, semakin sempit tempat, jauh dan sunyi, maka semakin baiklah shalat di tempat itu.

Kritik terhadap Monopoli Tafsiran Agama

Semua riwayat tersebut merupakan hadits yang tidak sama dengan hadits yang ditulis para ulama hadits yang otoritatif, karena hadits-hadits tersebut nyata-nyata bertentangan dengan ketentuan Al-Qur`an dan as-Sunnah. Hadits-hadits semisal itu telah membelenggu kaum wanita dan menyudutkan kedudukan mereka sebagai golongan terbelakang. Lebih dari itu, kedudukan wanita yang demikian rendah itu akan mempengaruhi buruknya sistem keluarga, struktur masyarakat dan prinsip perundang-undangan.

Dalam merespon hal itu, Ibnu Huzaimah melakukan uji ulang dan kritik atas tafsiran hadits-hadits tersebut dengan membuat bab yang menyebutkan masalah “Shalatnya Seorang Wanita di Rumahnya Lebih Baik daripada Shalatnya di Masjid Rasulullah Saw” dan sabda Nabi Saw “Shalat di Masjidku ini Lebih Baik daripada Seribu Kali Shalat di Masjid-Masjid Lain”. Pertanyaan yang segera muncul, adalah jika ungkapan tersebut benar, mengapa Nabi Saw membiarkan wanita-wanita menghadiri shalat berjamaah bersamanya sepanjang sepuluh tahun, dari fajar hingga isya’. Mengapa mereka tidak dinasihati agar tetap tinggal di rumah-rumah mereka sebagia ganti dari ancaman yang batil itu? Mengapa beliau mempercepat shalat fajar dengan membaca dua surat pendek ketika mendengar tangisan anak kecil bersama ibunya sehingga tidak mengganggu hatinya? Mengapa beliau bersabda, “Janganlah kalian melarang hamba-hamba perempuan Allah pergi ke masjid-masjid Allah Swt?
Mengapa pula para Khulafaur Rasyidin menetapkan barisan-barisan wanita di masjid-masjid setelah wafatnya Rasulullah Saw.

Barangkali, Ibnu Huzaimah  ingin menenteramkan dirinya dan hati kawan-kawannya ketika mendustakan hadits-hadits yang melarang wanita shalat di masjid-masjid dan menyebutnya sebagai kebatilan. Para ulama Musthalah Hadits berkata, “Sebuah hadits dianggap ganjil (syadz) jika kebenarannya ditentang oleh hadits yang lebih shahih. Apabila hadits yang menentangnya tidak dipercaya, bahkan lemah, maka hadits tersebut ditinggalkan atau bernilai munkar (tertolak)”.
Dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim tidak disebutkan hal-hal yang mengarah pada larangan bagi kaum wanita untuk shalat di masjid-masjid. Hadits-hadits tersebut semuanya ditolak. Lalu, bagaimana jika hadits lemah berlawanan dengan Sunnah yang mutawatir dan dikenal? Hadits tersebut harus ditinggalkan sejak awal.

Agaknya, benarlah prediksi Nabi Saw bahwa telah datang masanya ketika hadits-hadits shahih terkebur oleh egosime keagamaan yang didominasi oleh kelompok-kelompok fanatik yang tidak tahu kecuali riwayat-riwayat yang ditinggalkan dan munkar. Monopoli tafsiran agama mereka seringkali menyakitkan sesama Muslim lainnya dengan tuduhan-tuduhan bid’ah dan kesesatan beragama yang harus ditumpas habis. Jalan dakwah ini seringkali melupakan kewajiban menjaga ukhuwwah diantara ummat Islam yang seharusya menjadi prioritas setiap da’i.

Islam Membebaskan Wanita

Jika dicermati lebih dalam, Islam tidak pernah menghalangi kemajuan kaum wanita. Sebaliknya, dari hasil kajian hadits-hadits di atas dapat dipahami bahwa Islam memberi ruang kebebasan bagi kaum hawa dengan batasan-batasan yang justru menjaga kehormatannya. Larangan terhadap kaum wanita untuk pergi ke masjid bisa diterima ketika mereka berhias secara berlebihan (tabarruj). Dan mencegah wanita dari perbuatan tercela harus dilakukan dengan merealisasikan wasiat Rasulullah Saw yang menyatakan bahwa mereka (kaum wanita) boleh keluar dengan mengenakan baju biasa, atau dengan penampilan sederhana, tidak memakai wangi-wangian dan bergaya. Sedangkan mengeluarkan hukum tentang larangan pergi ke masjid-masjid bagi wanita jelas merupakan cara yang tidak ada kaitannya dengan Islam.

Karena itu, jika seorang wanita telah melaksanakan tugas-tugas domestik di rumahnya, suami tidak berhak melarangnya untuk pergi ke masjid, sebagaimana dijelaskan dalam hadits, “Janganlah kalian melarang hamba-hamba perempuan Allah pergi ke masjid-masjid-Nya”. Pernyataan ini sejalan dengan kebijakan beliau yang telah menjadikan satu pintu dari pintu-pintu masjid khusus untuk kaum wanita dan beliau menempatkan wanita-wanita dalam jamaah pada barisan paling belakang dalam masjid. Hal itu dimaksudkan untuk menjaga mereka ketika ruku’ dan sujud. Dan beliau mencela laki-laki yang mendekati barisan kaum wanita dan juga mencela wanita yang mendekati barisan kaum laki-laki.

Kebebasan seorang wanita muslim juga tidak akan terganggu karena posisinya sebagai ibu rumah tangga. Ketika Islam mewajibkan suami untuk memberi nafkah keluarganya, maka pada hakikatnya dia memberi ganti kepada kaum wanita untuk kekosongan waktunya, untuk berkiprah demi kebaikan rumah tangganya, membesarkan anak-anaknya dan mencurahkan segenap perhatiannya dalam menunaikan tugas-tugas alamiahnya. “Wanita cantik yang melupakan perhiasannya dan menyibukkan  diri dengan mengasuh anak-anaknya sehingga parasnya berubah adalah wanita yang harus mendapat penghargaan dan kedudukan tinggi”. Ungkapan tersebut boleh jadi benar, tetapi penerapannya sangat ditentukan oleh kondisi masing-masing rumah tangga dan prioritas kemaslahatannya.

Yang terpenting dari itu semua, sebuah keluarga harus mempertahankan tiga hal yang menjadi pilar kebahagiaannya yaitu ketenangan, cinta dan sikap yang saling menyayangi. Kasih sayang bukanlah sejenis perhatian dalam bentuk benda, tetapi merupakan sumber bagi kehangatan yang terus mengalir, sedangkan darahnya adalah akhlak dan tingkah laku yang mulia. Ketika rumah tangga berdiri kukuh di atas kedamaian dan ketenteraman, cinta yang terbalas, dan kasih sayang yang hangat , maka perkawinan menjadi anugerah yang mulia dan harta yang penuh berkah. Ia akan mampu mengatasi berbagai rintangan dan lahirnya keturunan-keturunan yang baik. Dan, keputusan untuk menikmati kemuliaan menjadi ibu rumah tangga adalah langkah penting untuk mewujudkan itu semua.

Shaifurrokhman Mahfudz, Lc. M.Sh
Sekjen Andalusia Islamic Centre & Dosen STEI Tazkia Bogor 

[hidayatullah.com]
Read more...
separador

Wednesday, September 5, 2012

(Kultwit) Aku, Jilbabku, dan Ibuku



1. Alhamdulillah, sekitar 12 tahun silam, ba'da #Ramadhan, saya membulatkan tekad utk ber#jilbab setiap harinya | #JilbabDays @ldkunj
Reply RT Favorite kni12 04/Sep/2012 09:25:22 PM PDT

2. Saat itu saya masih anak bawang, baru kelas 5 SD :D jadi ya gtu deh blm punya pemahaman yg kuat | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:27:26 PM PDT

3. Sebelumnya saya hanya mengenakan #jilbab dan pakaian muslimah ketika mengaji, sekolah, dan pergi bersama keluarga | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:28:17 PM PDT

4. Klo main2 doank sich biasa pake kaos n celana. Bahkan sempat anti dengan yang namanya #rok...haha.. | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:31:46 PM PDT

5. Ma'lum, maenannya bola, layangan, sepeda, dan sejenisnya bareng anak2 cowo tetangga sebelah, #hadeeh.. | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:33:39 PM PDT

6. Tapi itu dulu..jauh sebelum hari ini, jauh sebelum ALLAH mengizinkan saya utk menggapai #hidayah Nya. | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:36:10 PM PDT

7. Dulu saya sekolah di salah satu #Madrasah swasta di daerah #Tambun, sekitar 1 kilo dari rumah | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:38:25 PM PDT

8. Sehari2 klo sekolah ya pakai #jilbab, wajar lahh #Madrasah gtu.. | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:39:42 PM PDT

9. Tapi jusru ada kejadian tak terlupakan yg saya alami di sana, seputar #jilbab | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:40:54 PM PDT

10. Singkat cerita, ketika kelas 6 semester akhir, biasanya kan tiap2 murid akan difoto utk foto #ijazah | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:43:02 PM PDT

11. Nah, tiba2 suatu hari bpk kepala skolah mngumumkn bhwa sluruh #siswi saat foto tdk boleh mngenakn #jilbab...#jlebb | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:45:35 PM PDT

12. Bagai disambar petir nih hati pas denger info tsb #lebay dikit :) | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:47:16 PM PDT

13. Akhirnya pas pulang saya mengadu kepada #ibu ttg pelarangan mengenakan #jilbab saat foto #ijazah nanti | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:49:20 PM PDT

14. #Ibu pun kaget, tak menyangka hal seperti itu kejadian di #madrasah tempat saya sekolah | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:51:54 PM PDT

15. Saat itu #ibu segera bertanya2 kepada teman2 beliau yang ada di #Jakarta, #Bekasi, #Tambun... | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:54:40 PM PDT

16. Meminta masukan n penguatan agar saya tetap dapat mengenakan #jilbab saat foto #ijazah nanti | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 09:56:55 PM PDT

17. Padahal saat itu #ibu sedang #hamil besar (7-8 bulan), mengandung adik saya yang paling bungsu | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 10:00:18 PM PDT

18. #Alhamdulillah, #ibu pun akhirnya mendapatkan penguatan dari teman2 beliau, bahwa sudah ada #SK yg membolehkan.... | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 10:03:50 PM PDT

19. ...siswi muslim foto #ijazah dg mengenakan #jilbab | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 10:04:39 PM PDT

20. Akhirnya H-1 pemotretan #ibu dtg ke sekolah menemui bpk kepsek utk membicarakan ttg foto #ijazah tsb | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 10:46:13 PM PDT

21. Negoisasi yg brujung pmbolehan bagi saya utk tetap mngenakan #jilbab saat foto #ijazah ckup mlegakan saya dan #ibu | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 10:52:16 PM PDT

22. Hari H pemotretan pun tiba.. Meski kemarin sdh ada kesepakatan dg bpk kepsek, #ibu n saya msh agak was was | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 10:56:04 PM PDT

23. Dan #ibu pun memutuskan utk ikut ke sekolah guna memastikan saya tak diintimidasi #agakhiperbolanih hehe -,- | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 10:58:38 PM PDT

24. Sekali lagi, dalam kondisi hamil besar #ibu rela memperjuangkan #hak dan #kewajiban saya utk ber#jilbab, luv u mom | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 11:00:30 PM PDT

25. Satu jam berlalu, tukang fotonya tak kunjung datang.. Karena merasa sangat lelah, akhirnya #ibu memutuskan.... | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 11:03:00 PM PDT
Content from Twitter

26. ...utk pulang, beristirahat di rumah, #ibu butuh berbaring. Sekali lagi, ini karena beliau sedang hamil.. | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 11:04:30 PM PDT

27. Ketika tau #ibu sdh pulang, rasa was was, panik dsb berkecamuk di dlm dada. Ditambah lagi tiba tiba bpk kepsek.... | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 11:07:50 PM PDT

28. ...mengeluarkan statment dr dpn pintu kantor "gak ada yg boleh pake jilbab pas foto, kuping kalian harus keliatan" | #JilbabDays @ldkunj
kni12 04/Sep/2012 11:11:32 PM PDT

29. #jlebb, gak tau harus bgmn n kmana mngadukan smw tekanan yg dirasakan sm bocah ingusan kls 6SD sprti saya kala itu | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 12:40:07 AM PDT

30. Minta penguatan ke wali kelas dan guru matematika, tapi beliau bilang tak bisa bantu apa2 | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 12:46:01 AM PDT

31. Akhirnya hnya bisa duduk pasrah mmohon prtlgn ALLAH, agk kesal&smpat mrah smp k hati yg trdlm ats kjadian kala itu | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 12:58:46 AM PDT

32. Hingga hampir seluruh murid selesai di foto, tiba2 teman saya datang menghampiri dan mengatakan...... | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 01:35:37 AM PDT

33. ....bahwa wali kelas saya memperbolehkan saya utk foto dengan tetap mengenakan #jilbab.. | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 01:38:58 AM PDT

34. #Subhanallah, meski muka kucel dan agak sembab, saya sangat bersyukur ALLAH benar2 memberikan kekuatan n jalanNya | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 03:07:07 AM PDT

35. Klo mengenang masa2 itu, jadi teringat Qs. Al Baqarah: 214 | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:15:26 AM PDT

36. "Ataukah kamu mngira bahwa kamu akan masuk syurga pdhal blm dtg kpdmu cobaan sperti yg dialami org2 terdahulu..... | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:19:09 AM PDT

37. .....ssbelum kamu. Mrk ditimpa kesengsaraan, penderitaan, & dguncang (dg berbagai cobaan), sehingga Rasul & ..... | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:21:36 AM PDT

38. ....org2 beriman bersamany brkata, "Kapankah dtg pertolongan ALLAH?" Ingtlh, sesungguhny pertolongn ALLAH itu dkt" | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:23:48 AM PDT

39. Dan Qs. Al Baqarah: 286. "ALLAH tdk akan membebani seseorang melainlan sesuai dg kemampuannya." | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:36:54 AM PDT

40. Jika kita myakini sbuah kbenaran, maka amalkan dan prtahankanlah. Meski beragam cobaan akn mndatangi kita nantinya | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:41:01 AM PDT

41. Karena ALLAH sdh menjanjikan pertolonganNya kpd kita (ketika kita benar2 sdh mencurahkan segala yg kita miliki) | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:42:38 AM PDT

42. Ber#jilbab adlh sbuah bentuk pemuliaan diri bagi para muslimah. Bkn sekadar mngikuti tradisi apalagi mnjaga gengsi | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:47:02 AM PDT

43. Rasa syukur yg tak terhitung banyaknya kupanjatkan kpd Ilahi Rabbi yg telah menjaga dan menguatkan diri ini | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:50:06 AM PDT

44. Mengirim "malaikat" baik hati yg begitu luar biasa mempertahankan kehormatan dan harga diri anaknya. #Ibu.. | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:55:37 AM PDT

45. Memberikan beragam kemudahan yg mengiringi tiap2 kesulitan yg dtg menguji kesabaran dan keimanan | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 07:58:22 AM PDT

46. Menguatkan #azzam utk terus melindungi diri dg pakaian ketaqwaan yg ALLAH ridhai | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 08:00:24 AM PDT

47. Sekelumit kisah dari pribadi fakir di masa kecil | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 08:04:08 AM PDT

48. Semoga dapat memberikan semangat dan inspirasi bagi #SahabatMuslimah di penjuru negeri ini | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 08:05:43 AM PDT

49. Membangun kekuatan dan keyakinan bahwa dg menunaikan perintah ALLAH pasti akan mendatangkan kebarakahan | #JilbabDays @ldkunj
kni12 05/Sep/2012 08:11:43 AM PDT

50. Salam #CINTA utk seluruh #SahabatMuslimah di penjuru negeri, semoga ALLAH mngumpulkan kita di #JannahNya yg abadi | #JilbabDays @ldkunj


Read more...
separador

Total Pageviews

Categories

Followers

Entri Populer