#GazaUnderAttack

Powered by Blogger.

Tausiyah

Dari Abu Amr, -ada juga yang mengatakan- : Abu ‘Amrah, Sufyan bin Abdillah Ats Tsaqofi radhiallahuanhu dia berkata, saya berkata : Wahai Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam, katakan kepada saya tentang Islam sebuah perkataan yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu. Beliau bersabda: Katakanlah: saya beriman kepada Allah, kemudian berpegang teguh (istiqomahlah. (Riwayat Muslim)

"Tugas kita adalah menyalakan lilin, bukan mencela kegelapan" Anis Matta (Barang kali kita memang tidak bisa mengubah keadaan, tetapi bukankah kita bisa mengubah sikap dalam menghadapinya..)

"Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk” (QS. Al-Kahfi:13)

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan), dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (Al-Baqarah: 208)

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong pada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia)."(QS. Ali Imran : 8)

Twitter

#SavePalestine



Live Traffic Map

Live Traffic Feed

loading...
Showing posts with label Ukhuwwah. Show all posts
Showing posts with label Ukhuwwah. Show all posts

Saturday, July 5, 2014

Percakapan antar-Nafsu dalam Diri Seorang Da'i



NL: Hmm, apa baiknya keluar aja ya dr grup itu?

NM: Jangan, insyaALLAH sampai saat ini grup tsb masih dibutuhkan olehmu.

NL~NA: Tapi seolah2 ada atau tdknya saya di sana sama saja. Blm ada perkembangan apapun belakangan ini.

NM: Sabar ya. Mungkin blm saatnya. InsyaALLAH kelak kan tiba masanya kamu benar2 membutuhkan grup tsb utk keberlangsungan da'wahmu.

NL~NA: Saya tau itu. Tapi kamu tentu juga tau kan bagaimana rasanya dialog satu arah atau dua arah itu? Kalau lebih sering yang terjadi adalah monolog, kenapa tdk langsung aksi saja, lebih real dan lebih berasa manfaat serta perubahannya.

NM: Iya, saya tau kok. Namun, berjama'ah itu pasti jauh lebih baik daripada sendiri-sendiri. Keberkahannya pun tentu berbeda. Ishbiru wa shabiru wa rabithu. Saat ini teman-teman sedang memiliki aktivitas dan prioritas lain yang mungkin tidak kamu ketahui. Terus jaga silaturahim dan saling mendo'akan. Kelak kamu kan mendapatkan jawabanNya sebagai berkah dari kesabaran dan silaturahim tersebut insyaALLAH.

NL~NM: Ya, baiklah. Semoga ALLAH menguatkanku dan menguatkan ukhuwwah serta ketsiqahan ini, aamiin. Syukran ya..

Para du'at adalah manusia biasa yang di dalam hatinya dapat 'bermain' berbagai jenis nafsu, dari nafsu yang baik, yang mengajak kepada ketaatan, hingga nafsu yang buruk, yang mengajak kepada perbuatan maksiat.

Ketika nafsu baik mendominasi hati, maka bersyukur dan istiqamahlah, insyaALLAH karenanya akhlaq mahmudah akan menghiasi dirimu. Namun ketika nafsu buruk mulai masuk dan mengacak-ngacak hatimu, maka beristighfarlah! Mintalah ampun dan pertolongan kepada ALLAH agar kamu dapat selamat dari akhlaq mazmumah yang ALLAH murkai.

"Yaa Muqallibal quluub. Tsabbit quluubanaa 'alaa diinik. Yaa Musharrifal quluub. Sharrif quluubanaa 'alaa thaa'atik"


Ket.:
NA: Nafsu Amarah
NL: Nafsu Lawwamah
NM: Nafsu Muthmainnah
Read more...
separador

Sunday, March 2, 2014

Bersua Pasti Ada Berpisah



Bismillahirrahmanirrahim..

Fajar menyingsing, melerai gelapnya malam, lirih suara angin sayup-sayup terdengar di antara sautan adzan yang mendayu memecah keheningan. Di waktu ini, malaikat Allah utus tuk memberkahi para penebar kebaikan dan mengutuk para insan yang kikir. Di waktu ini, perbedaan antara orang beriman yan tulus hatinya akan Nampak dengan orang-orang munafik yang hatinya mungkin telah kaku membatu sebagaimana hadits Rasulullah saw, dari sahabat Abu Hurairah r.hu dia berkata, bahwasanya Rasulullah saw telah bersabda, “Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik, adalah shalat isya’ dan subuh [berjamaah]. Kalau saja mereka tahu apa yang ada pada keduanya. Mereka bakalan mendatanginya walaupun sambil merangkak. Dan, aku telah berencana untuk memerintahkan shalat seorang laki-laki bersama orang-orang. Kemudian, aku mengajak mereka membawa kayu bakar menuju kaum yang tidak mendatangi shalat. Lalu, aku bakar rumah mereka dengan api.” (Hr.Bukhari dan Muslim).

Sesaknya dada masih kurasa sejak sepekan yang lalu. Bukan karena flu yang sedang Allah berikan sebagai ujian bagi hambaNya yang dhaif ini, bukan, bukan karena itu. Bukan karena polusi yang betebaran di jalan-jalan raya kota Jakarta yang kulalui dengan mengendarai si HiPer setiap harinya, bukan, bukan karena itu. Bukan pula karena asap (rokok) mematikan yang seakan ada di mana-mana, hampir di seluruh lapisan udara yang ada di sekitarku, bukan, bukan karena itu. 

Sesaknya dada ini, gelisahnya hati ini mulai terasa dan semakin membuncah hingga mencapai puncaknya siang hari kemarin. Setelah ketetapan itu selesai kusampaikan, setelah ketetapan itu akhirnya berani kusampaikan lebih tepatnya.

Membina dan dibina bagaikan dua buah sayap yang harus dimiliki oleh 'penikmat' Tarbiyah. Tak boleh dihilangkan salah satu atau bahkan keduanya. Karena ketika salah satu sayap tersebut hilang, pasti akan menjadi cacat, hingga tak kan mampu terbang tinggi menggapai cita-cita yang mulia.

Do'aku tulus menyertai kalian. Kuyakin, Allah kan menempatkan kalian pada tempat terbaik yang telah Ia rancang. Kutitipkan kalian kepada Sang Penjaga Semesta yang tak pernah tidur ataupun lupa. Semoga Allah mengizinkan kita kembali berkumpul bersama di SyurgaNya.

Senandung Ukhuwah
by: Sigma
Di awal kita bersua
Mencoba untuk saling memahami
Keping-keping di hati
terajut dengan indah
Rasakan persaudaraan kita

Dan masa pun silih berganti
Ukhuwah dan amanah tertunaikan
Berpeluh suka dan duka
kita jalani semua
Semata mata harapkan ridhoNYA

Sahabat tibalah masanya
Bersua pasti ada berpisah
Bila nanti kita jauh berpisah
Jadikan rhobitoh pengikatnya
jadikan do'a ekspresi rindu
Semoga kita bersua di syurga
#LingkaranCinta
Read more...
separador

Saturday, November 17, 2012

Hingga Ukhuwwah Ini pun Kembali Merekah


Perjalanan hari ini dihiasi dengan beragam cerita menarik yang memiliki begitu banyak ibrah di dalamnya. Mulai dari menemani ibu membeli buku dan obat-obatan herbal di Senen, hingga pulang agak malam karena berkumpul bersama akhawat tangguh nan shalihah, keluarga kecilku di LDK UNJ.

***

Sebenarnya, hari ini aku sudah berniat untuk menemui kedua calon dosen pembimbingku yang baru saja kudapati namanya pekan lalu setelah berbulan-bulan kumenantinya melalui proses yang cukup panjang. Sebelum berangkat, aku pun mampir ke rental untuk nge-print outline yang hendak kusertakan bersama dengan surat pengantar yang ditujukan kepada kedua dosen pembimbingku tersebut.

Setelah selesai nge-print, aku mengantar ibuku untuk membeli beberapa buku, pesanan Qur’an dan obat-obatan herbal, sekalian searching Mushaf Utsmani berterjemah di beberapa toko buku yang ada di Senen. Sayang, setelah lama berkeliling, mushaf Qur’an yang ibu dan aku cari tak kami dapati meski kami sudah mengunjungu beberapa toko yang ada di sana. Huft, mungkin memang belum rezekinya ini, mencoba untuk tetap think positive.

***

Ketika melihat handphone, ternyata sudah jam 14.00. Waduh, sepertinya tak keburu ini kalau harus ke kampus B menyerahkan outline dan surat pengantar tersebut. Akhirnya, kuputuskan untuk langsung menuju FIP lantai 3 memenuhi undangan syuro akbar FIU 2012. Insya ALLAH Rabu atau Kamis akan kuagendakan kembali untuk menyerahkan berkas-berkas tersebut :) (habis dinasehatin sama teteh2 HUDA kemarin malam :D)

Teteww, saat tiba di lantai 3 FIP aku bingung harus ke mana, karena belum tau syuro akbarnya di ruangan mana. Setelah menelusuri lorong kelas dan tak kudapati teman-teman yang sedang syuro, akhirnya kuputuskan untuk beristirahat sejenak dan menunggu konfirmasi tempat syuronya di mushalla FIP. Saat baru saja hendak melangkahkan kaki ke dalam mushalla, tiba-tiba seorang akhwat Tarbawi memanggilku dan aku mendapatkan informasi dari beliau bahwa syuronya di ruang 316. Karena khawatir telat, tanpa berpikir panjang, langsung kutuju ruang kelas yang dimaksud.

Ketika melihat ruang kelasnya, ternyata di dalamnya masih terdapat beberapa mahasiswa FIP sedang berkumpul di sana. Hhm, bagaimana ini ?@#$%? Lalu, tanpa disengaja, aku melihat salah seorang akhwat panitia sedang duduk sendirian di pinggiran selasar Daksin lantai 3. Sambil tersenyum, kudekati beliau dan di dalam hati aku bersyukur, Alhamdulillah ada temannya..hehe.. think positive :D. Beberapa saat kemudian, boss FIU pun datang dengan rekan-rekannya. Setelah mengondisikan ruangan, syuro pun dimulai.

Syuro pun berjalan dengan cukup lancar. Beberapa perencanaan, evaluasi dana dan persiapan lainnya, pemaparan rangkaian acara, dan lain sebagainya dibahas bersama dan di’godog’ kembali agar miscommunication semakin terminimalisir. Masih ada beberapa hal yang mesti difiksasi dan dioptimalkan lagi memang, tapi aku cukup senang di sana, karena melihat semangat adik-adik dalam menyukseskan agenda akbar syi’ar kampus UNJ tersebut. Beberapa kali sempat aku berdiskusi dengan mereka, meski saat itu si boss sedang berbicara di depan (hehe..maap ye boss, coz urgent tadi), dan kusadari bahwa ternyata aku (sebagai salah seorang pengurus LDK) belum banyak membantu mereka. Padahal, ini adalah agenda besar LDK UNJ yang mungkin sekaligus agenda terakhir kami. Astaghfirullah.. :(

Bismillah, untuk kedepannya, insya ALLAH diri ini bertekad membantu adik-adik panitia FIU dengan lebih optimal lagi. So, kalau ada yang hendak disampaiakan, sampaikan aja ya de ;) insya ALLAH aku dan teman-teman pengurus LDK lainnya akan membantu seoptimal mungkin. Barakallahulana..

***

Sore ini, sebenarnya juga ada pertemuan special untuk akhawat pengurus LDK UNJ di Masjid Nurul Irfaan. Tapi, aku, ibu kaput, dan ibu Bendum datang agak telat ke agenda tersebut. Tapi Alhamdulillah, kami masih dapat mengikuti agenda tersebut dengan khidmat.
Ba’da Maghrib, kami (akhawat LDK) melanjutkan agenda silaturahim dengan makan bersama di salah satu tempat makan yang cukup familiar di kalangan aktivis kampus :), tempat makan yang sangat aku sukai (terutama suasana dan warna ruangannya).

Agenda ini sebenarnya sudah sangat lama kami tunggu-tunggu, namun baru ALLAH wujudkan saat ini, saat menjelang akhir kepengurusan kami, saat beragam rasa yang berbeda telah kami rasakan masing-masing. ALLAH pasti memiliki perencanaan terbaik di balik semua keputusanNya ini, think positive.

Satu persatu dari kami yang sebelumnya belum mengungkapkan segala bentuk perasaan dan perencanaan kedepannya di LDK pun mulai bercerita. Mengungkakap suara hati yang selama ini masih dipendam sendiri, atau bahkan yang selama ini ternyata membuatnya sakit dan semakin tersakiti (lebay.com).

Sembari menikmati hidangan yang mulai datang dengan berangsur-angsur, agenda sharing-sharing pun dimulai. Meski terselip canda tawa dan diskusi kecil tak berarah, kami tetap berusaha untuk menyimak pemaparan saudari kami yang sedang medapatkan giliran dengan seksama.

Suara hati dari diri-diri kami pun mulai keluar dengan perlahan. Ternyata ada yang pernah terbersit untuk berhenti berkontribusi, namun Alhamdulillah ALLAH masih menjaganya dan membuatnya dewasa dalam menyikapi rasa tersebut. Ada yang merasa bahwa ukhuwwah di antara kami kering kerontang tak berasa bahkan mungkin tak ada, tapi Alhamdulillah ALLAH menghendaki sebuah peristiwa terjadi di antara kami yang menunjukkan bahwa ukhuwwah itu masih ada dan sangatlah terasa, meski dengan cara yang unik dan tak terlupakan ALLAH menunjukkannya. Ada yang merasa bahwa kerjanya hanya sebatas pengeksekusi instruksi yang ada, tapi Alhamdulillah tantangan baru membuatnya berfikir dan bersemangat menjalani aktivitaas da’wah ini hanya karena dan untuk ALLAH semata. Ada yang merasa bahwa dirinya tak mampu merangkul saudaranya yang lain, tapi Alhamdulillah ALLAH masih menjaganya untuk tetap bertahan dan berusaha seoptimal mungkin untuk tetap merangkul saudara-saudaranya dengan segala kekurangan yang dimilikinya. Ada yang pernah berkesimpulan ternyata di kepengurusan kami ukhuwwah tidak lebih kami butuhkan daripada penyelesaian proker-proker yang ada, namun Alhamdulillah ALLAH masih menjaganya dengan diadakannya agenda ini, bahwa sebenarnya kami sangatlah membutuhkan ukhuwwah yang mungkin selama ini belum kami rasakan bersama.

Ada sedih, ada tangis, ada senyum, ada tawa. Semua menjadi satu dan semakin menguatkan ikatan ini.

Mungkin, jika ALLAH berkehendak agenda silaturahim akhawat LDK UNJ tadi  tidak terlaksana hari ini, masih ada prasangka dan keberkecilan hati di dalam diri-diri kami. Masih ada kegelisahan dan keengganan untuk saling terbuka dan bertukar pikiran antarsaudara seperjuangan. Masih ada perasaan bersalah yang tak jelas ditujukan kepada siapa. Masih ada banyak hal yang entah akan menemukan penyelesaiannya atau tidak.

Memang belum banyak yang hari ini dapat berkumpul bersama kami. Tetapi insya ALLAH, hati-hati kami mulai terbuka kembali. Hingga ukhuwwah ini pun kembali merekah di antara kami. Di penghujung perjuangan ini.

Salam cinta dan semangat untuk Ukhti fillah yang belum bisa hadir, semoga di lain kesempatan ALLAH mudahkan kita untuk berkumpul bersama.

***

Tidaklah ada kata terlambat untuk sebuah perbaikan. Tidak ada kata terlambat untuk sebuah pemafaan. Tidak ada kata terlambat untuk sebuah pengorbanan.

Kita ada, karena ALLAH yang mengadakan. Kita satu, karena ALLAH yang menyatukan. Kita bersaudara, karena ALLAH yang menghendaki demikian.

Semoga diriku, dirimu, dan diri kita semua ALLAH ridhai untuk kembali berkumpul bersama, berkumpul bersama saudara-saudara seiman, seperjuangan, dan sepenanggungan. Berkumpul di tempat yang tak kan pernah ada lagi keluh dan kesah. Tak kan pernah ada lagi kesengsaraan dan penderitaan. Tak kan pernah ada lagi kegamangan dan kegelisahan. Tempat yang agung, tempat yang suci, tempat para nabi dan rasul serta orang-orang shalih berkumpul bersama. Tempat yang ALLAH janjikan bagi hamba-hambaNya yang mencintai ALLAH, Rasulullah, dan jihad fii sabilillah. Tempat persinggahan terakhir yang amat sangat kita rindukan bersama. Al Jannatul Firdaus nan mulia.

Uhibbuki fillah yaa Ukhti.. :*
Karena kita bersaudara :’)


Cassava Garden, 27 November 2012 11.00 PM
kni12.keren~


Read more...
separador

Total Pageviews

Categories

Followers

Entri Populer