#GazaUnderAttack

Powered by Blogger.

Tausiyah

Dari Abu Amr, -ada juga yang mengatakan- : Abu ‘Amrah, Sufyan bin Abdillah Ats Tsaqofi radhiallahuanhu dia berkata, saya berkata : Wahai Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam, katakan kepada saya tentang Islam sebuah perkataan yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu. Beliau bersabda: Katakanlah: saya beriman kepada Allah, kemudian berpegang teguh (istiqomahlah. (Riwayat Muslim)

"Tugas kita adalah menyalakan lilin, bukan mencela kegelapan" Anis Matta (Barang kali kita memang tidak bisa mengubah keadaan, tetapi bukankah kita bisa mengubah sikap dalam menghadapinya..)

"Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk” (QS. Al-Kahfi:13)

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan), dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (Al-Baqarah: 208)

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong pada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia)."(QS. Ali Imran : 8)

Twitter

#SavePalestine



Live Traffic Map

Live Traffic Feed

loading...
Showing posts with label Kisah Hari Ini. Show all posts
Showing posts with label Kisah Hari Ini. Show all posts

Monday, April 1, 2013

Istiqomah dalam Dakwah (Kisah Nyata Seorang Ustadzah Penderita Kanker Stadium 3)





Ahad, 31 Maret 2013
Alhamdulillah, ALLAH mengizinkan saya untuk menghadiri kegiatan Jalasah Ruhiy di Masjid Darul Ma'arif, Jalan Lembah Aren, Duren Sawit, Jakarta Timur

Seperti yang tertera di sms jarkoman, pengisi jalasah ruhiy kali ini adalah Ustadzah Tri Handayani, S.Pd.I, seorang ibu yang pernah terserang penyakit kanker otak dan selalu menginspirasi, dengan tema "ISTIQOMAH DALAM DAKWAH"

Sms tersebut membuat saya begitu penasaran dan bertekad untuk datang dan mengambil pelajaran langsung dari beliau

Berikut kisah singkat beliau saat mulai terdeteksi mengidap penyakit kanker otak tsb, semoga mendatangkan banyak pelajaran bagi kita semua..

Ketika dinyatakan positif kanker otak stadium 3b, bliau lalu beberapa kali menjalani operasi, sebagai ikhtiar dari cobaan yang ALLAH berikan

Yg pertama, batok kepala bliau diangkat/docopot, kmudian cairan kanker yg ada di otaknya di sedot, tapi usaha tsb GAGAL

Kemudian, dalam rentan waktu beberap bulan operasi yg kedua dilakukan, dibuat saluran dr kepala bagian belakang, namun tetap GAGAL

Lalu, operasi yg ketiga dibuat lubang dr leher yg kemudian di dalam lehernya ditanam pipa dg diameter sekitar 7,5 cm

Bliau juga dikemo dlm proses penyembuhannya tsb..

Bliau tdk bilang hasilnya seperti apa, tp seperti pd umumnya penderita kanker pasti akan mengalami gangguan d organ tubuh lainnya

Dan ternyata benar, di indung telur kanan beliau terjangkit kanker

Hingga akhirnya indung telur bagian kanan beliau diputuskan untuk diangkat

Lalu, ternyata kemudian terdeteksi juga di indung telur kiri bliau terdapat 7 butir kanker ganas yang masing-masingnya seukurang kelengkeng

Akhirnya, kanker tsb diangkat n indung telur kiri bliau di sterilisasi

Dokter pun memvonis bliau tdk akan dpt mengandung untuk selamanya

Proses pengangkatan indung telur kanan n pensterilan indung telur kiri di lakukan saat bliau masih gadis

Dan setelah proses itu bliau tdk mengalami menstruasi lagi

Sejak 1995 bliau sudah lalu lalang berceramah di banyak tempat dengan kondisi bliau yg sperti itu, dengan penuh semangat dan keikhlasan tentunya

Mungkin itu yang kemudian menyebabkan MR bliau sangat gigih mencarikan ikhwan utk mendampingi bliau..

Ikhwan pertama&kedua, setelah diberitahukan bhw ada kemungkinan bliau tdk dpt memberikan keturunan, dengan halus akhirnya memutuskan utk mundur

Tapi MR bliau terus mencarikan ikhwan lain utk dikenalkn dg bliau...hingga akhirnya, ikhwan ketiga ini yg berprofesi sb guru komputerlah yg dg ikhlas menerima bliau apa adanya.. Ketika disampaikan bahwa kemungkinan bliau tdk dpt memberikan anak, sang ikhwan berkata, "Tidak mengapa, kan anak kita sudah bnyak" :)
Subhanallah..

Namun subhanallah...
ALLAH Maha Berkuasa dan Maha Berkehendak..
Satu bulan setelah menikah, ternyata bliau dinyatakan positif HAMIL!!

Masya ALLAH, seorang wanita yg sudah diangkat n disteril indung telurnya ALLAH anugerahi kemuliaan utk mengandung, dan 9 bulan 5 hari anak bliau lahir dg normal dan sempurna

Barakallahu..

Dokter rumah sakit darmais (yg menangani kanker bliau)sangat kaget setelah mengetahui hal tsb, mana mungkin??!!

Jika ALLAH berkehendak, apa-apa yang dianggap tidak mungkin oleh manusia, akan sangat mudah bagi ALLAH untuk mewujudkannya

Lalu, satu tahun kemudian, bliau dinyatakan positif hamil LAGI

Kali ini, setelah di cek, diprediksi anak yg ada di dalam rahim bliau adalah anak kembar

Namun, setelah diperiksakan kembali ternyata kembaran calon anak yg ada di rahim bliau adalah sebongkah kanker yg menempel di pundaknya

Innalillahi...

Pilihannya ada dua:
Bliau dioperasi oral (seluruh kulit perutnya disobek) utk kemudian diangkat bongkahan kanker yg ada di dlmnya tsb
*'afwan agak lupa td detailnya seperti apa
Atau
Ditunggu sampai 9 bulan, tp resikonya adlh kmungkinan besar anak bliau akan meninggal di dlm kandungan

Beliau meminta izin agar diberikan wkt utk istikharah, krn bliau yakin ALLAH pasti kan memberikan petunjukNya..

Setelah dua hari melakukan istikharah, menangis dan memohon kekuatan kepada ALLAH dalam sujud-sujud panjangnya di sepertiga malam terakhir, akhirnya bliau mantap memutuskan utk menunggu sampai 9 bln..

Beliau tetap berdakwah seperti biasanya, semuanya bliau pasrahkan kpd ALLAH
9 bln kemudian, anugerah ALLAH kembali menghampiri bliau, anak bliau lahir dengan selamat tanpa adanya kanker sedikitpun (yg semula menempel di pundaknya ketika masih dlm kandungan)
Masya' ALLAH

Anak bliau terlahir dg berat normal seperti anak2 bayi pada umunya, namun bongkahan kanker yg ada di dalamnya itu memiliki berat 7,5Kg, jauh melebihi berat anaknya..

Awal mula terdeteksi adanya kanker yg menyertai anak yg beliau kandung saat itu adalah bliau tdk bisa buang air selama 20 hari, coba bayangkan itu tmn2 20 hari..

Saat diperiksa, ternyata kanker yg timbuh membersamai anak bliau di dlm kandungan itu menghimpit usus besar bliau, sehingga veses yg ada di usus besar tdk dpt keluar sebagaimana biasanya..

Akhirnya dibuatlah saluran pembuangan dr pinggang sbg alternatif pengeluaran veses, jadi, kemanapun bliau pergi, saat itu bliau selalu membawa2 kantong penampung kotoran di pinggangnya

Namun bliau ridha dg kondisi tsb, karena bliau yakin akan segala ketetapan ALLAH

Setelah anak kedua bliau lahir n kanker yg ad d dlmnya berhasil dikeluarkan, maka saluran alternatif tsb pun di tutup, dan bliau sdh bs buang air besar secara normal

Tapi, pertama kali (setelah 6 bulan tdk buang air besar dr anus) bliau buang air besar, rasanya itu amat sangat sakit, seperti mengeluarkan semangka dr anus, bahkan sampai keluar darah juga..

Namun sekali lagi, bliau tetap bersyukur n bersabar serta yakin akan segala ketetapan ALLAH tsb

Dampak2 lain dr beragam penyakit yg dialami beliau adalah:

Tidak tumbuhnya rambut beliau

Tanggalnya gigi2 bliau, hingga tinggal 1 gigi saja, bahkan klo di daerah bekasi bliau dikenal dg ustadzah sugi/tugi gtu...yg artinya ustadzah satu gigi., apa bliau marah dg sebutan tsb, tentu tidak, ya memang kenyataannya seperti itu.. #katabliausambiltersenyum

Bliau pernah mengisi pengajian ibu2 di daerah Plgadung, setelah selesai dan setelah membacakan do'a, tiba2 bliau muntah darah hingga jilbabnya dipenuhi dg darah
Saat itu dg tenangnya, bliau hanya meminta panitia kegiatan utk meminjamkan bliau jilbab

Bliau tdk bisa mengendarai motor, sehingga dlm memenuhi undangan dan lain sebagainya beliau hanya naik angkot (terkecuali jika ada panitia yg memang terkadang menjemput bliau dr tempat bliau sebelumnya)
Suatu saat, ketika turun dr angkot tiba2 salah satu kakinya tak dpt digerakkan, hingga bliau #ngesot di pinggir jalan menghampiri abang tukang becak utk naik n minta diantar ke tempat tujuan

Selain rambut yg sdh tdk dpt tumbuh n gigi yg sudah tanggal..

Bliau juga mengalami gangguan pendengaran, sehingga harus ada alat bantu dengar yg dpasang di telinganya..

Dan saat ini, kondisi jantung bliau juga sdh sangat lemah, hanya berfungsi sekitar 32%-35% saja, astaghfirullah..

Namun, beragam kondisi yg mungkin bagi kita begitu menyeramkan & menyakitkan tsb, bliau lalui dg biasa2 saja, yg tentunya tetap bliau iringi dg husnuzhan kpd ALLAH Ta'ala

Keadaan bliau yg seperti itu sama sekali tdk mengurangi semangat & keistiqamahan bliau dlm berda'wah

Bliau memiliki (klo tak salah) 4 klompok halaqah dg jumlah masong2 antaa 13-15org

Bliau jg menjadi pembina 11 majelis ta'lim, menjadi pengisi kajian2 rutin kemuslimahan rohis2 beberpa (ckup banyak) perusahaan

Beliau juga seorang konsultan rumah tangga, sering mengisi kegiatan/seminar parenting, dan kini sedang menyelesaikan S2 nya di UIN Syarif Hidayatullah serta ditantang oleh profesornya untuk melanjutkan S3, dan beliau menerima tantangan tsb

Hingga aktivitas bliau full dr senin sampai ahad, ALLAHU AKBAR!!

Sungguh sungguh sungguh mengispiasi sekali bliau :')

Dan sungguh sungguh sungguh malu, jika kita masih bermalas-malasan dalam beramal dan berda'wah dengan kondisi yang amat sangat jauh lebih baik daripada kondisi Ustadzah Tri tersebut

#YukBebenahDiri
Read more...
separador

Saturday, October 27, 2012

Pushy-ku Sayang, Pushy-ku Malang :'(


Mau berbagi kisah lagi euy.. Kisah tadi malam yang begitu menegangkan.. Cekidot!

Jum'at, 26 Oktober 2012, bertepatan dengan Idul Adha 1433H
Sekitar pukul 20.30 lewat aku sudah mulai mengantuk, maklum malam kemarin tidurnya agak larut karena ada kerjaan yang menumpuk.. Ketika baru saja tertidur agak pulas, tiba-tiba adikku (Jaid) membangunkanku dengan agak panik, sontak aku pun terbangun dan ikut panik, adikku berkata, "Kak, kak, itu pushy kenapa, kakinya kayak ada yang ngiket!" (Pushy itu panggilan kucing jantan yang ada di rumah kami sejak kecil, adik dan kakaknya sudah meninggal sewaktu dia kecil, dan ibunya kini sudah melahirkan tiga anak kucing lagi) Mendengar rintihan pushy, aku pun semakin kaget dan mencoba mendekatinya, aku lihat ada apa gerangan sampai dia mengeluarkan suara rintihan seperti itu. Setelah kudekati, ternyata benar, kaki kiri bagian belakang si pushy ada yang mengikatkan karet dengan sangat kencang, dengan kepanikan reflek ingin kubuka, ingin kulepaskan karet yang mengikat kakinya. Tapi, aku tak sengaja memegang kaki (bagian telapak atas) pushy, dia langsung mengeong kesakitan dan pergi menjauh. Aku tambah panik, semakin kurasa bahwa dia sangat kesakitan, sangat tersiksa. Aku coba mendekatinya lagi, tapi dia malah turun menghindariku. Aku mencoba mengejarnya, dan mencoba untuk melepaskan karet tersebut, dan kulihat, kaki bagian telapaknya sudah mulai membengkak, astaghfirullah, kasian banget dia..

Entah siapa yang sengaja atau mungkin hanya iseng mengikatkan karet di kaki kucingku itu, sehingga sampai seperti itu. Dipikiranku saat itu yang terbayang hanyalah kekhawatiran kalau sampai tidak bisa dilepaskan (karena kenceng banget ikatannya) bisa-bisa kaki kucingku putus.. :'(

Lalu aku bangunkan ibu dan bapak, karena tak bisa kuatasi sendiri, pushy selalu meronta ketika hendak dilepaskan karetnya (hiks..hiks..semakin kurasakan rasa sakitnya) dan kuminta ibu untuk telpon Iam (adikku yang pertama), Iam pun datang, tapi ketika hendak melepaskan karet di kaki si pushy, pushy malah lari ke luar rumah, dan tak bisa dikejar, entah pergi ke mana. Huft, aku semakin cemas, waktu sudh menunjukkan pukul 21.30, kalau pushy gak pulang-pulang bisa gawat, orang gak akan ngeh kalau dia sedang kesakitan. Ya Allah, bener-bener panik sangat, bergumamku di dalam hati, semoga pushy segera kembali ke rumah Ya Allah, biar bisa dilepaskan karetnya..

Beberapa menit pun berlalu, aku bingung hrus mencarinya ke mana, hingga tak sadar air mata pun membasahi pipiku karena kekhawatiran yang mendalam terhadap si Pushy. Saat itu aku merasa tak akan dapat tidur di tengah situasi seperti ini. Lalu aku naik menemui Jaid, "Dek, kita cari Pushy yuk, takutnya gak ada yang nolongin nanti." Adikku hanya terdiam, dan dalam panikku tiba-tiba terdengar suara pushy dari luar rumah, "Wah, itu pushy dek.." spontan kuteriak bilang ke Jaid. Segera aku turun dan bertekad untuk bisa melepaskan karet dari kakinya, Iam pun datang lagi dan berusaha melepaskannya juga. Berkali-kali pushy tetap meronta-ronta, karena semakin bengkak kakinya kulihat, dengan berbagai cara kami coba untuk menggunting/melepaskan karetnya, detik dan menit berlalu penuh ketegangan, sempat terlontar dari mulutku, "udah bu, di bawa ke rumah sakit aja sekarang kalau gak bisa juga, dibius biar gak meronta-ronta, khawatir kalau gak bisa-bisa dan ditunggu sampe besok nanti bisa putus kakinya" (aku berpikir demikian karena dulu pernah diceritakan sama nenek, ada orang yang jarinya diikat karet, sampai lama, dan akibatnya jarinya putus)

Ya Allah, belum bisa juga dilepaskan karetnya, gunting, silet, carter, gunting kuku, seprai, kaos kaki sudah dikeluarkan untuk membantu usaha pelepasan karet tersebut. Hampir hopeless. Tapi semua berusaha untuk menenangkan suasana yang sangat menegangkan itu, berusaha menguatkan dan berpikiran positif bahwa karet yang mengikat kaki pushy pasti akan bisa lepas. Sambil terus ku elus-elus kepala pushy yang sedang kesakitan, Iam terus berusaha menggunting karet tersbut dengan menggunakan gunting kuku secara perlaha. Sedikit demi sedikit karetnya pun mulai putus, dan kemudian...... Alhamdulillah, akhirnya terlepas juga karetnya.. :') Pushy langsung berlari ke dapur, tiduran dan menjilati kakinya. Ketika aku dekati untuk diberikan minyak But-But, dia menghindar dan menutupi kakinya sambil mengeong, seperti meminta untuk dibiarkan sendiri (tidak ingin diganggu dulu sementara waktu, sembari menahan serta menghilangkan rasa sakitnya). Oke, aku pun meninggalkannya, membiarkannya sendiri, tak ingin ku menganggunya saat itu.

Pagi harinya sebelum aku berangkat ngaji, bapakku sedang menggendong-gendong Pushy di luar rumah, Pushy tampak lebih ceria dibandingkan dengan tadi malam :') Aku pun pergi pamit sama ibu, nenek, bapak, dan pushy juga..

Sepulang ngaji, ibu minta diantar ke sekolah Jaid untuk ambil raport UTSnya, karena ternyata kakakku yang seharusnya mengambil raport tersebut belum berangkat untuk mengambilnya. Setelah sampai rumah, aku ikut syuro QL bareng teman-teman KIAS12, lalu dilanjutkan ngobrol2 dengan seorang adik dalam lingkaran cinta, aku ceritakan kejadian malam tadi yang sangat menegangkan ini sampai selesai. Lalu ketika aku dan si adik ke rumahku melihat si Pushy, ibuku bilang, "Kak, tadi kakinya Pushy ada yang iket lagi pake karet." Jawabku dengan kaget, "Beneran Bu? Yang mana? Parah banget sih ada orang yang kayak gitu, nyiksa binatang mulu, siapa sih orangnya??!!" Jawab ibuku, "Ia, Tadi ibu juga gak ngeh, Sinta tadi yang ngeliat dan bilang kalau kaki kucingnya kayak ada yang ngiket gitu. Iam yang ngelepasin, kayak tadi malam, bahkan lebih sulit dilepas soalnya pushy seperti lebih sensitif, mungkin trauma kali ya."

Astaghfirullah, kejadian ini tak kusangka-sangka. Kenapa ada manusia yang seperti itu, sampai dua kali menyiksa binatang dengan perlakuan yang sama. Padahal, Pushy adalah kucing yang baik, penurut, manja, dan gak suka rewel. Apa mungkin orang tersebut kesal dengan Pushy karena pernah mengambil ikannya atau hal-hal lainnya??? Tapi ya jangan begitu juga lah perlakuannya.

Rasulullah Saw. pun sangat menyayangi kucing. Beliau sangat berhati-hati dalam menjaga dan merawatnya. Tak hanya Rasul, istri Rasul sendiri, Aisyah binti Abu Bakar Ash Shiddiq pun amat menyukai kucing, dan merasa amat kehilangan dikala ditinggal pergi oleh si kucing. Seorang sahabat yang juga ahli hadist, Abdurrahman bin Sakhr Al Azdi diberi julukan Abu Hurairah (bapak para kucing jantan), karena kegemarannya dalam merawat dan memelihara berbagai kucing jantan dirumahnya.

Hukuman bagi mereka yang menyakiti binatang lucu ini sangatlah serius, dalam sebuah hadits sahih Al-Bukhori, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya, dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri, Rasul pun menjelaskan bahawa hukuman bagi wanita ini adalah azab neraka. Na'udzubillahimindzalik..

Kawan, kucing (dan binatang lainnya) juga punya hak untuk hidup damai, mereka sama-sama makhluk ciptaan ALLAH SWT yang harus kita sayangi. Jangan sampai perlakuan buruk yang kita lakukan kepada makhluk ALLAH lainnya (semisal binatang sekalipun) akhirnya akan mengantarkan kita kepada kemurkaan ALLAH. Bukankah ALLAH telah menebarkan kasih dan sayang-Nya kepada kita? Lalu,mengapa kita justru menebarkan kebencian, keburukan, kekerasan kepada makhluk-makhluk-Nya yang lain?

Tadzkirah untuk kita semua, semoga kejadian ini dapat kita renungi dan kita ambil pelajarannya bersama..

Si Pushy
Read more...
separador

Tuesday, August 7, 2012

Kisah Hari Ini.. "Seharian nge-Drive bareng Si HiPer"


Pagi tadi, kumulai langkahkan kaki ke luar rumah dan bermain dengan si 'hitam perkasa' menuju kampus tercinta..

Meski bulan puasa, si hiper tetap minta minum tuk hilangkan dahaga. Jadi, kusempatkan mampir ke pom bensin sekadar menghilangkan dahaganya, sekalian ambil money tuk cetak Buku Pintar Salim UNJ 2012 yang kata si Boss mau dibagikan segera..

Sesampainya di kampus, ternyata tersedia waktu luang penuh manfaat yang dapat dioptimalkan tuk aktivitas cyber via WiFi yang tersedia, alhamdulillah menunggu kebaikan dengan sebuah kebermanfaatan, insya ALLAH..

Beberapa saudara dan saudari yang ditunggu pun datang satu persatu membawa beragam 'bawaan' yang berbeda. Ada jutaan dana baksos, info penting, flashdisk, tawa riang, cerita seru, dan lain sebagainya..

Jarum jam pun terus berputar, hingga akhirnya ketika mereka tepat menunjukkan waktu pukul 11.00 kuputuskan untuk berangkat berburu Iqro' ke Toko Buyung bersama Ukht Dayoh si Sanguinis, yup main bareng si hiper (lagi) juga tentunya..

Alhamdulillah, 150 Iqro' berhasl kami temukan, karena bingung bagaimana cara memindahkan Iqro' segitu banyaknya dari Senen ke Rawamangun, akhirnya abang2 spesialis driver utusan Buyung kami 'sewa' untuk mengatasi masalah tersebut dengan segera :D

Hhm, hari ini terasa begitu cepat, dan tiba-tiba sms masuk dari teman kelas yang mengabarkan bahwa PA kami sudah ada di jurusan. Jeglek..jeglek..Bremm..Bremmmm... melaju lagi dengan si hiper dan Ukht Sanguinis, kali ini menuju Kampus B, FMIPA, Jurusan Matematika. Ternyata benar, beberapa teman sudah ada yang pulang karena urusan KRS-nya sudah selesai, tinggal aku dan Byas yang tertinggal :( But, it's okay.. Pak Dosen yang baik dan bijak tetap menyambut kami dengan senyuman dan bimbingan dahsyad penuh makna. .

Sempat agak lama di jurusannya nih, karena ada something yang harus diurus, tapi ternyata tak goal. Hhm, mungkin memang sudah digariskan seperti ini oleh ALLAH Azza wa Jalla. Optimis saja ^^/ 

Ba'da urusan di jurusan, kami ngacir lagi (si hiper tak bosan ya..hehe..). Kali ini menuju TipTop searching snack n alat tulis untuk bingkisan adik-adik peserta lomba di Baksos Akbar Sahabat Muslim UNJ (agenda bersama LDK UNJ-BEM UNJ-Masjid Alumni-LDF,BEMF,BEMJ/HMJ/HIMA se-UNJ) yang akan diberikan sore nanti.

Sesampainya di TipTop pas banget terdengar adzan Ashar, so kami langsung menuju mushalla yang ada di lantai dua (pertama kali masuk ke dalam mushalla di sana). Subhanallah, meski simple, tapi elegan, terasa luas, dan nyaman banget, harusnya kayak gini nih semua mushalla yang dibangun oleh swalayan/hypermarket/dan sejenisnya.. 

Setelah itu, langsung memulai pencarian snack dengan jumlah masing-masing 20 pcs. Blek..blek..blek.. dapet deh, dibawa ke kasir, bayar, dan ternyata masih harus bermain lagi dengan si hiper nih, coz di TipTop tak ada alat tulis yang hendak dijadikan sebagai souvenir bersama snack untuk adik-adik comdev euy..

Wush..wush..pinggiran Balai Pustaka dan daerah SuGi kami satronin, mampir di dua tukang photo copy tuk beli beberapa alat tulis. Alhamdulillah, dapet.. Akhirnya, kembali ke kampus tuk bungkus-bungkus..

Sesampai di kampus A dan seusai bungkus-bungkus, kemudian menyiapkan ta'jil bersama saudari-saudari di sekret MNI. Setelah adzan maghrib, adik-adik comdev dan panitia ifthor bareng, lalu bersiap untuk sholat Maghrib.

Saat itu, aku duduk di pelataran MNI, coz diminta menjaga setumpukan Iqro' dan amplop-amplop yang nantinya akan dibagikan kepada adik-adik comdev. Dan di sana, peristiwa singkat, tapi sangat berkesan terjadi. Ada adik kecil di belakangku yang secara tiba-tiba menyodorkan air mineral gelas dan berkata, "Kak udah buka belum? Ini airnya buat Kakak." Subhanallah, baik hati dan polos sekali adik itu :') dengan senyuman, aku sambut tawarannya, dan kukatakan, "untuk adik aja, kamu haus juga kan belum minum?" Dengan muka datar, si adik akhirnya membuka air mineral gelasnya dengan giginya (hehe, padahal giginya ompong, jadi ingatadikku dulu saat pasih ompong suka membuka -mencoblos- air mineral gelas dengan giginya yang agak tajam :D). Lalu si adik menawarkan kurma, "kalau ini mau Kak? Buat Kakak aja ini?" kujawab, "Hhm, boleh deh kalau itu" (tak enak kalau ditolak lagi pemberiannya) "Memangnya adik gak suka kurma?" jawabnya, "Enggak" (sampil menggelengkan kepala) dengan muka datar dan penuh kedamaian si adik mulai makan tempe tepung yang ada di box ta'jil miliknya, lalu ia berkata lagi, "tempenya gak enak ah.." kutanya, "Kok gak enak? Emang rasanya gimana?" jawabnya, "Tempenya keras, nanti gigi aku rontok lagi.." :D :D Dengan tawa kecil, kutanya nama si adik, tapi karena kegiatan santunan sudah maau dimulai akhirnya aku berpindah menuju meja tempat box makanan dan Iqro', pas aku menoleh, si adik sudah tak di tempatnya lagi, hanya ada bungkusan snack miliknya. Hmm, mungkin si adik sedang bersiap untuk wudhu/sholat Maghrib kali ya (pikirku dalam hati). Senang bisa bertemu dengan anak sepertimu, dik :') polos, jujur, baik hati, ingin sekali rasanya bisa bertemu denganmu lagi, meski sayang aku tak sempat bertanya banyak tentang dirimu adik kecil. Semoga kelak ketika kau besar nanti, dirimu dapat tumbuh menjadi sosok lelaki sholih yang cerdas, jujur, dan baik hati, aamiin..

Kegiatan santunan pun berjalan dengan lancar, meski ada sedikit kendala di akhirnya, tapi alhamdulillah hal tersebut dapat diatasi. Setelah selesai semua, aku kembali menemui si hiper tuk ku ajak pulang, beristirahat menunggu perjalanan panjang esok hari bersama ibu tercinta..

Hhhmm, hari ini begitu luar biasa. Terima kasih ALLAH atas segala pembelajaran yang Engkau beri kepadaku hari ini. Trima kasih teman-teman atas warna warni hari ini..
Semoga kita dapat mengambil beragam ibroh dari berbagai hal yang terjadi setiap harinya..

SEMANGKA!!! Semangat karena ALLAH Ta'ala \^.^/


Di penghujung malam,
Cassava Garden, Klender, Jakarta Timur
Selasa, 7 Agustus 2012/19 Ramadhan 1433H


_kni12.keren~



///////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////

waahhhh, tak disangka bisa nulis lagi, lumayan agak panjang juga ternyata, tapi seruu..
ini ceritaku, mana ceritamu? :D

Read more...
separador

Total Pageviews

Categories

Followers

Entri Populer