#GazaUnderAttack

Powered by Blogger.

Tausiyah

Dari Abu Amr, -ada juga yang mengatakan- : Abu ‘Amrah, Sufyan bin Abdillah Ats Tsaqofi radhiallahuanhu dia berkata, saya berkata : Wahai Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam, katakan kepada saya tentang Islam sebuah perkataan yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu. Beliau bersabda: Katakanlah: saya beriman kepada Allah, kemudian berpegang teguh (istiqomahlah. (Riwayat Muslim)

"Tugas kita adalah menyalakan lilin, bukan mencela kegelapan" Anis Matta (Barang kali kita memang tidak bisa mengubah keadaan, tetapi bukankah kita bisa mengubah sikap dalam menghadapinya..)

"Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk” (QS. Al-Kahfi:13)

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan), dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (Al-Baqarah: 208)

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong pada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia)."(QS. Ali Imran : 8)

Twitter

#SavePalestine



Live Traffic Map

Live Traffic Feed

loading...
Showing posts with label Tarbiyah. Show all posts
Showing posts with label Tarbiyah. Show all posts

Sunday, March 2, 2014

Bersua Pasti Ada Berpisah



Bismillahirrahmanirrahim..

Fajar menyingsing, melerai gelapnya malam, lirih suara angin sayup-sayup terdengar di antara sautan adzan yang mendayu memecah keheningan. Di waktu ini, malaikat Allah utus tuk memberkahi para penebar kebaikan dan mengutuk para insan yang kikir. Di waktu ini, perbedaan antara orang beriman yan tulus hatinya akan Nampak dengan orang-orang munafik yang hatinya mungkin telah kaku membatu sebagaimana hadits Rasulullah saw, dari sahabat Abu Hurairah r.hu dia berkata, bahwasanya Rasulullah saw telah bersabda, “Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik, adalah shalat isya’ dan subuh [berjamaah]. Kalau saja mereka tahu apa yang ada pada keduanya. Mereka bakalan mendatanginya walaupun sambil merangkak. Dan, aku telah berencana untuk memerintahkan shalat seorang laki-laki bersama orang-orang. Kemudian, aku mengajak mereka membawa kayu bakar menuju kaum yang tidak mendatangi shalat. Lalu, aku bakar rumah mereka dengan api.” (Hr.Bukhari dan Muslim).

Sesaknya dada masih kurasa sejak sepekan yang lalu. Bukan karena flu yang sedang Allah berikan sebagai ujian bagi hambaNya yang dhaif ini, bukan, bukan karena itu. Bukan karena polusi yang betebaran di jalan-jalan raya kota Jakarta yang kulalui dengan mengendarai si HiPer setiap harinya, bukan, bukan karena itu. Bukan pula karena asap (rokok) mematikan yang seakan ada di mana-mana, hampir di seluruh lapisan udara yang ada di sekitarku, bukan, bukan karena itu. 

Sesaknya dada ini, gelisahnya hati ini mulai terasa dan semakin membuncah hingga mencapai puncaknya siang hari kemarin. Setelah ketetapan itu selesai kusampaikan, setelah ketetapan itu akhirnya berani kusampaikan lebih tepatnya.

Membina dan dibina bagaikan dua buah sayap yang harus dimiliki oleh 'penikmat' Tarbiyah. Tak boleh dihilangkan salah satu atau bahkan keduanya. Karena ketika salah satu sayap tersebut hilang, pasti akan menjadi cacat, hingga tak kan mampu terbang tinggi menggapai cita-cita yang mulia.

Do'aku tulus menyertai kalian. Kuyakin, Allah kan menempatkan kalian pada tempat terbaik yang telah Ia rancang. Kutitipkan kalian kepada Sang Penjaga Semesta yang tak pernah tidur ataupun lupa. Semoga Allah mengizinkan kita kembali berkumpul bersama di SyurgaNya.

Senandung Ukhuwah
by: Sigma
Di awal kita bersua
Mencoba untuk saling memahami
Keping-keping di hati
terajut dengan indah
Rasakan persaudaraan kita

Dan masa pun silih berganti
Ukhuwah dan amanah tertunaikan
Berpeluh suka dan duka
kita jalani semua
Semata mata harapkan ridhoNYA

Sahabat tibalah masanya
Bersua pasti ada berpisah
Bila nanti kita jauh berpisah
Jadikan rhobitoh pengikatnya
jadikan do'a ekspresi rindu
Semoga kita bersua di syurga
#LingkaranCinta
Read more...
separador

Monday, April 1, 2013

Istiqomah dalam Dakwah (Kisah Nyata Seorang Ustadzah Penderita Kanker Stadium 3)





Ahad, 31 Maret 2013
Alhamdulillah, ALLAH mengizinkan saya untuk menghadiri kegiatan Jalasah Ruhiy di Masjid Darul Ma'arif, Jalan Lembah Aren, Duren Sawit, Jakarta Timur

Seperti yang tertera di sms jarkoman, pengisi jalasah ruhiy kali ini adalah Ustadzah Tri Handayani, S.Pd.I, seorang ibu yang pernah terserang penyakit kanker otak dan selalu menginspirasi, dengan tema "ISTIQOMAH DALAM DAKWAH"

Sms tersebut membuat saya begitu penasaran dan bertekad untuk datang dan mengambil pelajaran langsung dari beliau

Berikut kisah singkat beliau saat mulai terdeteksi mengidap penyakit kanker otak tsb, semoga mendatangkan banyak pelajaran bagi kita semua..

Ketika dinyatakan positif kanker otak stadium 3b, bliau lalu beberapa kali menjalani operasi, sebagai ikhtiar dari cobaan yang ALLAH berikan

Yg pertama, batok kepala bliau diangkat/docopot, kmudian cairan kanker yg ada di otaknya di sedot, tapi usaha tsb GAGAL

Kemudian, dalam rentan waktu beberap bulan operasi yg kedua dilakukan, dibuat saluran dr kepala bagian belakang, namun tetap GAGAL

Lalu, operasi yg ketiga dibuat lubang dr leher yg kemudian di dalam lehernya ditanam pipa dg diameter sekitar 7,5 cm

Bliau juga dikemo dlm proses penyembuhannya tsb..

Bliau tdk bilang hasilnya seperti apa, tp seperti pd umumnya penderita kanker pasti akan mengalami gangguan d organ tubuh lainnya

Dan ternyata benar, di indung telur kanan beliau terjangkit kanker

Hingga akhirnya indung telur bagian kanan beliau diputuskan untuk diangkat

Lalu, ternyata kemudian terdeteksi juga di indung telur kiri bliau terdapat 7 butir kanker ganas yang masing-masingnya seukurang kelengkeng

Akhirnya, kanker tsb diangkat n indung telur kiri bliau di sterilisasi

Dokter pun memvonis bliau tdk akan dpt mengandung untuk selamanya

Proses pengangkatan indung telur kanan n pensterilan indung telur kiri di lakukan saat bliau masih gadis

Dan setelah proses itu bliau tdk mengalami menstruasi lagi

Sejak 1995 bliau sudah lalu lalang berceramah di banyak tempat dengan kondisi bliau yg sperti itu, dengan penuh semangat dan keikhlasan tentunya

Mungkin itu yang kemudian menyebabkan MR bliau sangat gigih mencarikan ikhwan utk mendampingi bliau..

Ikhwan pertama&kedua, setelah diberitahukan bhw ada kemungkinan bliau tdk dpt memberikan keturunan, dengan halus akhirnya memutuskan utk mundur

Tapi MR bliau terus mencarikan ikhwan lain utk dikenalkn dg bliau...hingga akhirnya, ikhwan ketiga ini yg berprofesi sb guru komputerlah yg dg ikhlas menerima bliau apa adanya.. Ketika disampaikan bahwa kemungkinan bliau tdk dpt memberikan anak, sang ikhwan berkata, "Tidak mengapa, kan anak kita sudah bnyak" :)
Subhanallah..

Namun subhanallah...
ALLAH Maha Berkuasa dan Maha Berkehendak..
Satu bulan setelah menikah, ternyata bliau dinyatakan positif HAMIL!!

Masya ALLAH, seorang wanita yg sudah diangkat n disteril indung telurnya ALLAH anugerahi kemuliaan utk mengandung, dan 9 bulan 5 hari anak bliau lahir dg normal dan sempurna

Barakallahu..

Dokter rumah sakit darmais (yg menangani kanker bliau)sangat kaget setelah mengetahui hal tsb, mana mungkin??!!

Jika ALLAH berkehendak, apa-apa yang dianggap tidak mungkin oleh manusia, akan sangat mudah bagi ALLAH untuk mewujudkannya

Lalu, satu tahun kemudian, bliau dinyatakan positif hamil LAGI

Kali ini, setelah di cek, diprediksi anak yg ada di dalam rahim bliau adalah anak kembar

Namun, setelah diperiksakan kembali ternyata kembaran calon anak yg ada di rahim bliau adalah sebongkah kanker yg menempel di pundaknya

Innalillahi...

Pilihannya ada dua:
Bliau dioperasi oral (seluruh kulit perutnya disobek) utk kemudian diangkat bongkahan kanker yg ada di dlmnya tsb
*'afwan agak lupa td detailnya seperti apa
Atau
Ditunggu sampai 9 bulan, tp resikonya adlh kmungkinan besar anak bliau akan meninggal di dlm kandungan

Beliau meminta izin agar diberikan wkt utk istikharah, krn bliau yakin ALLAH pasti kan memberikan petunjukNya..

Setelah dua hari melakukan istikharah, menangis dan memohon kekuatan kepada ALLAH dalam sujud-sujud panjangnya di sepertiga malam terakhir, akhirnya bliau mantap memutuskan utk menunggu sampai 9 bln..

Beliau tetap berdakwah seperti biasanya, semuanya bliau pasrahkan kpd ALLAH
9 bln kemudian, anugerah ALLAH kembali menghampiri bliau, anak bliau lahir dengan selamat tanpa adanya kanker sedikitpun (yg semula menempel di pundaknya ketika masih dlm kandungan)
Masya' ALLAH

Anak bliau terlahir dg berat normal seperti anak2 bayi pada umunya, namun bongkahan kanker yg ada di dalamnya itu memiliki berat 7,5Kg, jauh melebihi berat anaknya..

Awal mula terdeteksi adanya kanker yg menyertai anak yg beliau kandung saat itu adalah bliau tdk bisa buang air selama 20 hari, coba bayangkan itu tmn2 20 hari..

Saat diperiksa, ternyata kanker yg timbuh membersamai anak bliau di dlm kandungan itu menghimpit usus besar bliau, sehingga veses yg ada di usus besar tdk dpt keluar sebagaimana biasanya..

Akhirnya dibuatlah saluran pembuangan dr pinggang sbg alternatif pengeluaran veses, jadi, kemanapun bliau pergi, saat itu bliau selalu membawa2 kantong penampung kotoran di pinggangnya

Namun bliau ridha dg kondisi tsb, karena bliau yakin akan segala ketetapan ALLAH

Setelah anak kedua bliau lahir n kanker yg ad d dlmnya berhasil dikeluarkan, maka saluran alternatif tsb pun di tutup, dan bliau sdh bs buang air besar secara normal

Tapi, pertama kali (setelah 6 bulan tdk buang air besar dr anus) bliau buang air besar, rasanya itu amat sangat sakit, seperti mengeluarkan semangka dr anus, bahkan sampai keluar darah juga..

Namun sekali lagi, bliau tetap bersyukur n bersabar serta yakin akan segala ketetapan ALLAH tsb

Dampak2 lain dr beragam penyakit yg dialami beliau adalah:

Tidak tumbuhnya rambut beliau

Tanggalnya gigi2 bliau, hingga tinggal 1 gigi saja, bahkan klo di daerah bekasi bliau dikenal dg ustadzah sugi/tugi gtu...yg artinya ustadzah satu gigi., apa bliau marah dg sebutan tsb, tentu tidak, ya memang kenyataannya seperti itu.. #katabliausambiltersenyum

Bliau pernah mengisi pengajian ibu2 di daerah Plgadung, setelah selesai dan setelah membacakan do'a, tiba2 bliau muntah darah hingga jilbabnya dipenuhi dg darah
Saat itu dg tenangnya, bliau hanya meminta panitia kegiatan utk meminjamkan bliau jilbab

Bliau tdk bisa mengendarai motor, sehingga dlm memenuhi undangan dan lain sebagainya beliau hanya naik angkot (terkecuali jika ada panitia yg memang terkadang menjemput bliau dr tempat bliau sebelumnya)
Suatu saat, ketika turun dr angkot tiba2 salah satu kakinya tak dpt digerakkan, hingga bliau #ngesot di pinggir jalan menghampiri abang tukang becak utk naik n minta diantar ke tempat tujuan

Selain rambut yg sdh tdk dpt tumbuh n gigi yg sudah tanggal..

Bliau juga mengalami gangguan pendengaran, sehingga harus ada alat bantu dengar yg dpasang di telinganya..

Dan saat ini, kondisi jantung bliau juga sdh sangat lemah, hanya berfungsi sekitar 32%-35% saja, astaghfirullah..

Namun, beragam kondisi yg mungkin bagi kita begitu menyeramkan & menyakitkan tsb, bliau lalui dg biasa2 saja, yg tentunya tetap bliau iringi dg husnuzhan kpd ALLAH Ta'ala

Keadaan bliau yg seperti itu sama sekali tdk mengurangi semangat & keistiqamahan bliau dlm berda'wah

Bliau memiliki (klo tak salah) 4 klompok halaqah dg jumlah masong2 antaa 13-15org

Bliau jg menjadi pembina 11 majelis ta'lim, menjadi pengisi kajian2 rutin kemuslimahan rohis2 beberpa (ckup banyak) perusahaan

Beliau juga seorang konsultan rumah tangga, sering mengisi kegiatan/seminar parenting, dan kini sedang menyelesaikan S2 nya di UIN Syarif Hidayatullah serta ditantang oleh profesornya untuk melanjutkan S3, dan beliau menerima tantangan tsb

Hingga aktivitas bliau full dr senin sampai ahad, ALLAHU AKBAR!!

Sungguh sungguh sungguh mengispiasi sekali bliau :')

Dan sungguh sungguh sungguh malu, jika kita masih bermalas-malasan dalam beramal dan berda'wah dengan kondisi yang amat sangat jauh lebih baik daripada kondisi Ustadzah Tri tersebut

#YukBebenahDiri
Read more...
separador

Tuesday, December 21, 2010

Aku Rindu dengan Zaman Itu



Aku rindu zaman ketika “halaqoh” adalah kebutuhan,
bukan sekedar sambilan apalagi hiburan

Aku rindu zaman ketika "membina" adalah kewajiban,
buka pilihan apalagi beban dan paksaan

Aku rindu zaman ketika "dauroh" menjadi kebiasaan,
bukan sekedar pelengkap pengisi program yang dipaksakan

Aku rindu zaman ketika "tsiqoh" menjadi kekuatan,
bukan keraguan apalagi kecurigaan

Aku rindu zaman ketika"tarbiyah" adalah pengorbanan,
bukan tuntutan dan hujatan

Aku rindu zaman ketika "nasihat" adalah kesenangan,
bukan su'udzon atau menjatuhkan

Aku rindu zaman ketika kita semua memberikan segalanya untuk da'wah ini

Aku rindu zaman ketika "nasyid ghuraba" menjadi lagu kebangsaan

Aku rindu zaman ketika hadir "liqo" adalah kerinduan,
dan keterlambatan adalah kelalaian

Aku rindu zaman ketika malam gerimis pergi ke puncak mengisi dauroh
dengan ongkos ngepas dan peta tak jelas

Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah benar-benar "jalan kaki 2jam" di malam buta sepulang tabliqh da'wah di desa sebelah

Aku rindu zaman ketika akan pergi liqo selalu membawa uang infak, alat tulis, buku catatan dan Qur'an terjemahan ditambah sedikit hafalan

Aku rindu zaman ketika seorang binaan menangis karena tak bisa hadir di liqo

Aku rindu zaman ketika tengah malam pintu depan diketok untuk mendapat berita kumpul subuh harinya

Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah berangkat liqo dengan ongkos jatah belanja esok hari untuk keluarganya

Aku rindu zaman ketika seorang murobbi sakit dan harus dirawat, 
para binaan patungan mengumpulkan dana apa adanya



Aku rindu zaman itu,



Aku Rindu . . . .




Ya Allah..
Jangan Kau buang kenikmatan berda'wah dari hati-hati kami
Jangan Kau jadikan hidup ini hanya erjalan di tempat yang sama

(alm KH.RAhmat Abdullah, Alllahu Yarhamhu)

~Semoga kita dapat 'kembali' ke *zaman itu* .amiin.~
Read more...
separador

Saturday, April 10, 2010

Perangkat-Perangkat Tarbiyah

Tarbiyah Islamiyah adalah proses penyiapan manusia yang shalih agar tercipta suatu keseimbangan dalam potensi,tujuan,ucapan,dan tindakan secara keseluruhan.

Tujuan tarbiyah islamiyah secara umum adalah menciptakan kondisi yang kondusif bagi manusia untuk dapat hidup di dunia secara lurus dan baik, serta hidup di akhirat dengan naungan dan ridha dari Allah SWT.

Poin-poin tujuan tarbiyah itu:
1. Ibadah (QS.Adz-dzariat 56)
2. Tegaknya Khilafah Allah di muka bumi (Qs. Al-Baqarah 30)
3. Saling mengenal sesama manusia (Qs Al-hujurat 13)
4. Kepemimpinan dunia (Qs. An-nur 55)
5. Menghukum dengan syariat (Qs. Al-Jatsiyah 18 dan Qs. Al-maidah 49)

Perangkat tarbiyah yang digunakan beragam dan secara bertahap. Beragam berarti ada yang umum dan ada yang khusus. Bertahap dari keterikatan secara umum, lalu keterikatan dalam persaudaraan, kerterikatan dalam aktivitas, hingga keterikatan dalam jihad.

Dimensi fundamental dalam tarbiyah adalah manhaj yang jelas, perangkat yang komprehensif, dan adanya pemimpin yang tegas,terpercaya.

Manhaj yang jelas adalah manhaj yang sesuai dengan Kitabullah, sunah rasul-Nya, hokum-hukum islam yang bersih dari bid’ah dan segala bentuk penyimpangannya

Perangkat-perangkat tatbiyah yang digunakan dan yang komprehensif itu diantaranya:

1. Usrah
Bagi ikhwanul muslimin usrah merupakan bata-bata pertama dalam bangunan jamaah. Pondasi dalam tarbiyah yang terpenting. Merupakan bentuk tarbiyah terkecil namun paling penting dalam membangun karakter anggotanya / ikhwah.

Usrah dapat dikatakan sebagai kumpulan orang yang terikat dengan kepentingan bersama, anggotanya seperti sebuah keluarga dan kerabatnya, menjadi perisai perlindungan yang kokoh bagi anggotanya.
Tujuan usrah secara umum adalah membentuk kepribadian islami secara integral pada setiap individu muslim, mentarbiyah, dan mengembangkannya sesuai etika dan nilai islam.

Aspek kepribadian yang penting adalah aqidah, ibadah, moral,dan wawasan pengetahuan.
Usrah yang baik adalah usrah yang produktif yang banyak melahirkan kader calon naqib ( murobi atau pemimpin usrah).
Rukun-rukun usrah:
- Ta aruf (saling mengenal)
- Tafahum (saling memahami)
- Takaful (saling menanggung beban)

2. Katibah
Merupakan pola spesifik dalam mentarbiyah sekolompok anggota yang bertumpu pada tarbiyah ruhani, pelembutan hati, penyucian jiwa, dan membiasakan fisik beserta seluruh anggota badan untuk melaksannkan ibadah secara umum, juga tahajud, dzikir, tadabur, dan berpikir kritis.

Dalam jamaah ikhwah, katibah berarti kumpulan beberapa usrah. Setiap katibah harus selesai programnya dalam 40 pekan atau 40 kali pertemuan.

Tujuan katibah secara umum adalah menciptakan keharmoniann bangunan kepribadian islam yang utuh pada seseorang, dekat dengan Allah, taat kepada-Nya.

3. Rihlah
Katibah dan rihlah merupakan tarbiyah kolektif. Rihlah lebih tercurah pada aspek fisik. Umumnya dilakukan setiap sekali sebulan, biasanya dimulai setelah shalat subuh dan berakhir pada saat maghrib.

Di dalam rihlah para peserta diberi kebebasan bergerak, berolah raga, berlatih, bersabar untuk bekerja secara sungguh-sungguh, serta menahan rasa haus dan lapar dengan kadar yang tidak mungkin diperoleh dalam pertemuan usrah, tidak juga katibah.

Dilihat dari tipe peserta, ada beberapa macam rihlah:
1. Rihlah para aktivis
2. Rihlah keluarga ikhwah
3. Rihlah putra ikhwah
4. Rihlh putri ikhwah
5. Rihlah da’i ikhwah

4. Mukhayam / Mu’asykar
Mukhayam / Mu’asyakar dalam sejarah jamaah ikhwah merupakan penerapan dan pengembangan dari sistem jawalah. System jawalah adalah pengembangan dari kelompok rihlah.

Tujuan Mukhayam secara umum ada tiga pokok:
1. Pengumpulan . meliputi pengumpulan tingkat kaum muslim secara umum,tingkat aktivis ikhwah dari berbagai usrah, tingkat para pemimpin ikhwah, hingga tingkat internasional.
2. Tarbiyah. Memeberi celupan kehidupan pribadi peserta dengan celupan islam.
3. Latihan. Melatih interaksi, fisik, tanggung jawab, manajemen mukhayam melatih menjaga kerahasiaan, dan sebagainya.

5. Daurah
Merupakan aktivitas berkala, dilaksanakan pada setiap waktu tertentu secara rutin.

Aktivitasnya mengumpulkan sejumlah ikhwah yang relatif banyak di suatu tempat untuk mendengarkan ceramah, kajian, dan pelatihan tentang suatu masalah dengan tema tertentu yang dirasa penting bagi keberhalangsungan amalan islami.

Daurah adalah forum untuk studi intensif suatu tema, baik berupa kajian ilmiah maupun pelatihan yang dimaksudkan agar peserta memiliki pengetahuan mendalam dan seoptimal yang mungkin diperoleh melalui asuhan para ulama dan spesialis.

Contohnya daurah manajemen, daurah dakwah fardiyah, dan daurah fikih dakwah
Setiap daurah harus mampu mewujudkan tujuan umumnya, kemudian mewujudkan target khusus sesuai dengan tema daurah yang diselenggarakan

6. Nadwah
Nadwah secara umum artinya sekumpulan orang.

Nadwah merupakan pertemuan yang menghimpun sejumlah pakar dan para spesialis untuk mengkaji suatu tema ilmiah atau persoalan. Di mana setiap mereka memberikan pendapatnya dengan argumentasi dan bukti-bukti.

Yang diundang tidak harus dari kalangan ikhwah, bisa praktisi, ulama, pakar, dan spesialis untuk mengkaji suatu persoalan.

Sasaran nadwah adalah pengetahuan dan wawasan pemikiran.

7. Muktamar
Muktamar secara bahasa adalah tempat musyawarah.

Muktamar secara umum ada dua:
1. Muktamar resmi. Forum resmi dengan peserta tertentu untuk kepentingan tertentu. Contohnya muktamar yang membahas persoalan Palestina
2. Muktamar umum. Pesertanya umum. Mengkaji suatu tema dan saling bertukar pendapat untuk membuat suatu rekomendasi yang perlu disebarluaskan.

Selain itu ada muktamar khusus jamaah khusus bagi anggota ikhwah yang diselenggarakan oleh jamaah ikhwah.

Kelebihan muktamar adalah mampu menampung sejumlah besar pakar, terlibat dalam pembahasan dan kajian. Peserta yang ikut, terlibat dalam diskusi dan dialog dengan seluruh anggota muktamar.

Ketujuh perangkat tarbiyah diatas memiliki tujuan-tujuan umum dan khusus serta dilaksanakan dengan manajemen yang berbeda. Ada syarat- syarat menjadi pelaksana dalam setiap kegiatannya serta syarat pemimpin yang bertanggung jawab pada setiap perangkat tarbiyah.
Read more...
separador

Monday, December 28, 2009

10 Tarbiyah Characters (Muwashofat Tarbiyah)

1. Salimul Aqidah (Good Faith)
Aqidah yang bersih (salimul aqidah) merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah Swt dan dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan- ketentuan-Nya. Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Allah sebagaimana firman-Nya yang artinya: ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku, semua bagi Allah Tuhan semesta alam’ (QS 6:162). Karena memiliki aqidah yang salim merupakan sesuatu yang amat penting, maka dalam da’wahnya kepada para sahabat di Makkah, Rasulullah Saw mengutamakan pembinaan aqidah, iman atau tauhid.

Read more...
separador

MUWASHAFAT TARBIYAH

1. Salimul Aqidah
Aqidah yang bersih (salimul aqidah) merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah Swt dan dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan- ketentuan-Nya. Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Allah sebagaimana firman-Nya yang artinya: ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku, semua bagi Allah Tuhan semesta alam’ (QS 6:162). Karena memiliki aqidah yang salim merupakan sesuatu yang amat penting, maka dalam da’wahnya kepada para sahabat di Makkah, Rasulullah Saw mengutamakan pembinaan aqidah, iman atau tauhid.
2. Shahihul Ibadah
Ibadah yang benar (shahihul ibadah) merupakan salah satu perintah Rasul Saw yang penting, dalam satu haditsnya; beliau menyatakan: ’shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat.’ Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul Saw yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

Read more...
separador

Saturday, December 19, 2009

Makna Tarbiyah dan Liqo'





Untuk mengetahui lebih jauh makna Tarbiyah dan Liqo` berikut ini sebuah penjelasan dari Syariah Online.

Secara bahasa Tarbiyah itu maknannya adalah pendidikan atau pembinaan dan liqo` artinya pertemuan. Selain dua istilah itu ada lagi istilah lainnya ang terkait kuat yaitu halaqah. Secara istilah halaqah berarti pengajian imana orang-orang yang ikut dalam pengajian itu duduk melingkar. Dalam ahasa lain bisa juga disebut majelis taklim, atau forum yang bersifat ilmiyah.

Read more...
separador

Total Pageviews

Categories

Followers

Entri Populer